Tuesday, March 1, 2011

Impor Sementara

Salah satu bentuk Impor yaitu Impor Sementara yaitu barang diimpor kemudian diekspor kembali. contohnya kendaraan yang dibawa wisatawan, peralatan penelitian, peralatan yang dibawa teknisi, tenaga ahli, dan juga barang keperluan proyek yang jelas nantinya barang tersebut akan diekspor kembali.

Menurut Undang-undang Nomor 17 tahun 2006 pasal 10 C paragraf 3, impor sementara itu paling lama 3 tahun, selama itu barang diawasi oleh Bea dan Cukai, barang tersebut bisa saja tidak dikenai bea masuk, namun bisa juga hanya mendapat keringanan bea masuk. Jika mendapat keringanan Bea masuk tarifnya adalah maksimal 5 persen dari BM yang seharusnya dibayar setiap bulan.

Kalau ternyata barang tersebut telat diekspor kembali melebihi waktu yang diijinkan misalnya barang telah selesai digunakan tetapi tidak diurus administrasi pabeannya, orang tersebut dikenai denda 100 persen dari bea masuk yang seharusnya dibayar, jadi kayak impor beneran nih

JIka barang tersebut tidak diekspor kembali dalam jangka waktu yang diijinkan, maka orang yang mengimpor tersebut dikenai denda 100 persen dari Bea Masuk ditambah membayar Bea Masuk full 100 persen, jadi malah total membayar denda 200 persen.

Related Posts by Categories



0 comments :

Post a Comment

mohon koreksinya apabila salah (CMIIW), silahkan berkomentar dengan baik, penulis tidak bertanggung jawab atas apa yang anda sampaikan, jadi silahkan anda bertanggung jawab dengan apa yang anda sampaikan, terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat [ baca disclaimer]