Thursday, June 30, 2011

Shock

Bener-bener deh, kalau bukak spoiler di kaskus, yang dalamnya ada gambar serem bikin orang kaget, ada yang kagetnya sampai pingsan, ada yang keliatan biasa saja. Karena persepsi orang berbeda-beda. dari satu gambar seram saja, orang bisa punya pengaruh berbeda satu dengan yang lain. Itulah kekuatan pikiran seseorang dimana bisa punya pengaruh besar pada pikiran kedepan.

Itu kalau negatif, tapi betapa bermanfaatnya jika sugesti itu bersifat positif, misalnya saat orang mengalami proses penyembuhan akan lebih baik berpikir cepat sembuh daripada kurang semangat. kucinya adalah pikiran positif, jadi kayak motivator aja nih gwe.

Sebenarnya saya mau nulis tentang tki yang ada di arab, tapi pas buka salah satu page, eh malah ketemu gambar pocong, walah, langsung kaget saya, hehe, meski cuman sebentar, tapi tetep aja kaget, padahal cuman gambar doank sih. dan sebenarnya saya tidak perlu takut.

Hal nyebelin di kaskus, kalau kita ga punya kerjaan terus iseng-iseng tangan kita meng klik sebuah thread bernama disturbing picture, yaah, sudah tau isinya apa, buka pertama biasa, tapi nanti pasti teringat agak lama, tapi kalau buat belajar sih boleh saja melihat darah, la ini bukan buat belajar hii,


Mutasi

SKEP Mutasi keluar juga kemarin malam, sejumlah rekan dipindahkan ketempat yang baru.Saya ucapkan selamat deh buat yang dapat mutasi, semoga mendapatkan berkah di tempat yang baru.

TKI

Nah ini sebenarnya yang saya mau tulis dari tadi, TKi indonesia yang bekerja di luar negeri, menurut hasil browsing internet sih, tki yang bekerja di Arab sih ada yang dilaporkan sukses, tapi ada juga yang dilaporkan menderita.

Kasus hangat TKI bernama Ruyati yang mendapat ancaman hukuman mati karena tertuduh membunuh majikan, sekali lagi saya ga bisa membayangkan bagaimana sampai segitu, liat fotonya aja ga bisa mbayangin,

Majikannya pun udah nenek-nenek, lah ini juga saya heran gimana seorang nenek-nenek dikatakan menyiksa orang lain, ditelusuri berbagai berita pun kadang menemukan perbedaan, salah satu berita dia dihukum karena a, satunya lagi memberitakan karena B,

Tapi di era keterbukaan seperti ini, informasi bergerak seolah tanpa batas, kita hidup di jaman globalisasi. Era dimana jarak dan waktu tidak lagi menjadi kendala karena adanya sebuah teknologi.
Read More...

Wednesday, June 29, 2011

TPB

Tempat Penimbunan Berikat itu yang barang impor kemudian mendapat penangguhan sementara pembayaran bm nya, karena mungkin barang itu masih harus diolah sebelum dijual ke luar (ekspor) luar negeri maupun ke dalam negeri, kalo nanti masuk daerah pabean kena BM, kalo di jual ke luar ga kena.

Selain buat diolah juga cuman ditimbun aja, mungkin nunggu mungkin, terus buat dipamerin aja di dalam negeri, lalu bali lagi keluar, terus dijual ke orang tertentu (orang asing yang bertugas di Indonesia atau orang yang berangkat ke luar negeri), kemudian buat dilelang, trus dijual di sini atau diluar.

Adalagi yang ngimpor pake TPB ini buat ndaur ulang dulu baru deh dijual keluar atau ke dealam.

Kalo mau keluar pun harus dapet persetujuan pejabat bc dulu, dan dapat bm kalo :
diimpor buat dipakai baik barang yang diolah/tidak diolah/barang lain misalnya waste,scrap, sisa, potongan, bahan baku rusak,

selain keluar buat dipake impor, juga bisa dikeluarkan buat diolah, diekspor, diangkut ke tpb lain, atau tps lain, ato baru dimaksukan ke daerah pabean.

kalo ga dapet persetujuan sanksinya 75 jt! tu walau uda bayar bm.

karena tentu TPB ini sebenernya buat memfasilitasi pengusaha, misalnya ada pengusaha yang impor apa ya? emm impor barang X, lalu sebelum dijual barang X itu diperbaiki dulu, atau di test sebelum dijual di dalam negri. kemudain pejabat tersebtu dapat penangguhan bm sebelum barang tsb keluar dari tpb. nanti kalo dah keluar buat diimpor dipakai baru deh kena bm.

yah beginilah kalau saya tulis peraturan dalam bentuk paragraph, jadi begini hehe, soalnya secara teknis mendetail saya kurang paham, hanya melihat UU Nomor 17 Tahun 2006 Pasal 44 dan 45 doank. mohon maaf bila salah, CMIIW.

Read More...

Tuesday, June 28, 2011

Pengertian

Akhirnya aku kembali ke blog lamaku, setelah sekian lama bercengkerama dengan blog satunya, Dua blog yang satu untuk nulis yang lebih serius, yang satu lebih santai, tapi berhubung ide yang muncul malah lebih banyak yang santai-santai, akhirnya blog yang ini tidak terupdate, Okelah saatnya saya mengupdatemu sekarang.

Baik, kali ini saya ingin membahas rasa penasaran saya tentang perbedaan kata-kata berikut :
Lembaga
Departemen
Badan
Komite
Komisi
Panitia
Satuan Tugas

Karena kata-kata itulah yang muncul sehari-hari, misalnya Lembaga Pendidikan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Departemen Keuangan, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Komite PSSI, Komite Sekolah, Komisi XI, Panitia Pengadaan, dan Satgas Mafia. Rasa penasaran saya sekedar ingin mengingat-ingat perbedaan diantara mereka. sebelumnya mohon koreksi apabila ada kesalahan.

Pertama adalah Lembaga, Pengertian
(dari internet)
Sekelompok orang yang punya tujuan yang sama..... bla bla bla (saya belum menemukan arti yang pas untuk kata lembaga, mungkin ada yg menambahkan)

Departemen
Bisa jadi artinya yang Lembaga tinggi pemerintahan itu, atau yang merupakan bagian dari fakultas (universitas), atau bisa juga merupakan cabang pekerjaan yang dikepalai manajer tunggal

Badan
Wah saya juga belum menemukan artinya bro

Komite
Merupakan sekelompok orang yang mengerjakan satu pekerjaan yang sama

Komisi
berarti sekelompok orang yang dapat wewenang

Panitia
Sekelompok orang yang dapat tugas ngurus kerja

Satuan Tugas
ki yo rung reti sing pas artinya

Trus kalau Manajer tu sifatnya lebih pada orang yang mengurusi manajemen (perencanaan dst)
Tapi kalau Kepala lebih kepada orang yang ditunjuk formal, ada tugas dan wewenang, tanggung jawab dalam organisasi

Kalo Kepemimpinan berhubungan pada kekuatan menggerakkan orang lain

nah itulah perbedaan singkatnya, semoga ada yang membantu menambahkan. :)

Diploma Tiga Sekolah Tinggi Akuntansi Negara

Sementara itu diluar sana saat ini sedang gonjang-ganjing membicarakan pendidikan salah satu sekolah kedinasan di Negeri ini. STAN siapa yang tak mau sekolah disitu? gratis, langsung diserap di Kemenkeu, meskipun begitu memang ada beberapa gelintir orang yang tidak memilih STAN, tapi memilih Sekolah/Perguruan Tinggi lain demi masa depan.

Ini sih tergantung masing-masing, tapi kenyataannya lebih banyak orang yang memilih STAN dan meninggalkan kuliah di tempat lama karena masalah itu, tau sendiri pasti kondisinya, dan tak perlu saya ceritakan.

Pendapat orang pun bercabang, ada yang tak mempermasalahkan kebijakan yang muncul, ada yang ingin mempertahankan, Boleh-boleh saja berpendapat, tapi saya benar-benar tidak tahu soal jumlah pns berlebihan itu yang gimana, atau jumlah auditor yang kekurangan itu gimana, daripada saya tulis yang bersumber dari katanya katanya doank

Stan dulu dibentuk berdasarkan keputusan Presiden Nomor:45 Tahun 1974 jo. Keputusan Presiden Nomor:12 Tahun 1967. Baru pada tanggal 17 Maret 1975 melalui Surat Keputusan No.13495/MPK/1975 diperoleh izin penyelenggaraan pendidikan akuntan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Menggantikan IIK.

Dulu sih (menurut blog yang saya baca disini), STAN dibentuk karena saat itu (1975 an) tidak banyak yang mencetak tenaga akuntan, jadi yaa namanya sekolah akuntansi namanya. La sekarang? tau sendiri kan jurusan akuntansi sekarang ada dimana-mana, sudah umum. Kakean? Kebanyakan maksudnya?

Yasudah to kalau kebanyakan ya dikurangi aja, terus diganti ama yang kurang, tidak terlalu umum lagi, sekarang lebih spesifik lagi

Masuk melihat jumlah, komposisi pegawai, kebutuhannya sekarang gimana, apakah lebih butuh lulusan d1, D3, atau sarjana, nah itu yang saya ndak tahu gimana, menurut penuturan beberapa orang sih ada yang mengatakan jumlah akuntan masih kurang, ada yang berpendapat pns berlebihan, ada yang bilang D3 dihapus dibuka D1 saja, ono sing sebalike, yo wis lah karepmu, la aku yo ra mudeng nek tekan kene, sing jelas nek kuliah stan ki mengurangi pengangguran kondone koncoku :D.
Read More...

Sunday, June 26, 2011

Hari Ini Setahun yang Lalu

Hari ini setahun yang lalu saya mempersiapkan diri packing koper dan segala keperluan untuk pindah. Bukan minggat sih tapi sekedar merasakan nuansa baru di tempat yang baru, karena jika saya menyebutnya pengasingan terasa kurang tepat, maka saya lebih suka menyebutnya merasakan hal yang baru.


Ah itu sudah setahun yang lalu, saya disini sekarang ingin melihat masa depan saja, melakukan apa yang bisa dilakukan hari ini dan tidak akan menunggu hari esok, we should never wait until tomorrow, for tomorrow may not come. Seperti sekarang sedang nulis blog karena ide dalam pikiran sudah mengantri berbulan bulan untuk ditulis. hehe

Akan tetapi berhubung judulnya seperti itu maka saya akan menceritakan kejadian setahun yang lalu tepat tanggal 26 Juni 2011, yaitu soal pindah ke tempat baru. Yah itulah pokoknya rasanya penuh dengan sensasi waktu pindah sini. waktu itu hari sabtu 26 juni 2010 pagi saya terbangun pagi-pagi dan melihat ke arah jendela bus, ternyata sudah sampai di tol Cikampek. Sampai di Jakarta, turunlah saya di Terminal dan langsung menuju rumah temen di sana. Tujuan Jakarta adalah untuk melanjutkan ke sini esok hari.

LOMBA
Eh hari ini ada Solo Batic Carnival, sayang gak bisa liat, kayaknya menarik tu ya, oiya ini ada pengumuman lomba foto sama lomba ngarang cerpen udah daripada lama bukaknya saya copas disini aja ya :



*Lomba Menulis Fiksi Paling Bergengsi*
*LMCR*
*KEMBALI MENGUNDANG ANDA UNTUK BERPRESTASI*
*Raih Hadiah Total Rp 95 Juta*
* *
*+*
*ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD*
*Syarat-Syarat Lomba*
1. Lomba ini terbuka untuk pelajar SLTP (Kategori A), SLTA (Kategori B)
dan Mahasiswa/Guru/Umum (Kategori C) dari seluruh Indonesia atau mereka
yang sedang studi/bertugas di luar negeri
2. Lomba dibuka 21 April 2011 dan ditutup 21 September 2011 (stempel
pos)
3. Tema Cerita: Dunia remaja dan segala aspek serta aneka rona
kehidupannya (cinta, kebahagiaan, kepedihan, kekecewaan, harapan,
kegagalan, cita-cita, persahabatan, pengalaman unik, petulangan maupun
perjuangan hidup)
4. Judul bebas, tetapi mengacu pada tema Butir 3
5. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu judul. Judul boleh
menggunakan bahasa asing
6. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik, benar dan indah
(literer). Bahasa daerah, bahasa prokem, bahasa gaul dan bahasa asing boleh
digunakan untuk dialog (bukan narasi)
7. Naskah yang dilombakan harus asli, bukan jiplakan dan belum pernah
dipublikasikan
8. Ketentuan naskah:
1. Ditulis di atas kertas ukuran kuarto atau A-4, ditik berjarak spasi
1,5 spasi, huruf 12 font Times New Roman, margin kiri-kanan rata maksimal
3Cm
2. Panjang naskah 6 (enam) – 10 (sepuluh) halaman, diprint 3 (tiga)
rangkap (copy) disertai file dalam CD
3. Naskah disertai sinopsis, biodata singkat pengarang dan foto dalam
pose bebas ukuran postcard. Lampiran lainnya: Fotocopy KTP/SIM atau Kartu
Pelajar/Mahasiswa dan Kartu Keluarga (pilih salah satu)
4. Setiap judul naskah yang dilombakan wajib dilampiri 1 (satu) kemasan
LIP ICE jenis atau saja atau segel SELSUN jenis apa saja
5. Naskah yang dilombakan beserta lampirannya dimasukkan ke dalam amplop
tertutup, cantumkan tulisan PESERTA LMCR-2011 sesuai dengan kategorinya pada
bagian kanan atas amplop
6. Naskah dan persyaratan (Butir e) dikirim ke alamat:
*Panitia LMCR-2011 ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD*
*Jalan Gunung Pancar No.25 Bukit Golf Hijau, Sentul City*
*Bogor 16810 – Jawa Barat*
1. Hasil lomba diumumkan 15 Oktober 2011 melalui website:
www.rayakultura.net danwww.rohto.co.id
2. Keputusan Dewan Juri bersifat final dan mengikat
3. Naskah yang masuk ke Kotak Pos Panitia LMCR-2011 menjadi milik PT
ROHTO, hak cipta milik pengarangnya
4. Informasi lebih lanjut silakan e-mail ke: lmcr.kelima@gmail.com
*Hasil Lomba dan Hadiah Untuk Para Pemenang*
*Pajak hadiah para pemenang ditanggung PT ROHTO Laboratories Indonesia*
**
*Kategori A (Pelajar SLTP)*
- Pemenang I – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN
AWARD
- Pemenang II – Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
- Pemenang III – Uang Tunai Rp 2.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
- 5 (lima) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Uang Tunai Rp
1.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
- 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Bingkisan dari PT
ROHTO + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
- 15 (lima belas) Pemenang Karya Favorit masing-masing mendapat Piagam
ROHTO-MENTHOLATUM
- Sekolah Pemenang I, II dan III berhak mendapat 1 (satu) Unit TV
*Kategori B (Pelajar SLTA)*
- Pemenang I – Uang Tunai Rp 5.000.000,- + ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD
- Pemenang II – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
- Pemenang III – Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
- 5 (lima) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Uang Tunai Rp
1.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
- 15 (lima belas) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Bingkisan dari
PT ROHTO + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
- 50 (lima puluh) Pemenang Karya Favorit masing-masing mendapat Piagam
ROHTO-MENTHOLATUM
- Sekolah Pemenang I, II dan III berhak mendapat 1(satu) Unit TV
*Kategori C (Mahasiswa/Guru/Umum)*
- Pemenang I – Uang Tunai Rp 7.000.000,- + ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN
AWARD
- Pemenang II – Uang Tunai Rp 6.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
- Pemenang III – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
- 5 (lima) Pemenang Harapan Utama masing-masing mendapat Uang Tunai Rp
1.500.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
- 20 (dua puluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Bingkisan
dariPT ROHTO + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
- 200 (dua ratus) Pemenang Karya Favorit masing-masing mendapat Piagam
ROHTO-MENTHOLATUM
*Seluruh pemenang mendapat Antologi LMCR-2011 dan Buku TELAGA INSPIRASI
MENULIS FIKSI karya Naning Pranoto*

Read More...

Sunday, June 19, 2011

Blogspot Lebih Minimalis dan Ringan dengan Versi Mobile

Hari ini, saat saya ingin memposting tulisan di blogger, muncul norification saat saya membuka dashboard saya. ternyata blogger menawari saya menambah fitur blogspot yang bisa dibaca dengan mobile, yang tentu lebih ringkas, lebih nyaman bagi orang yang memakainya, tanpa pertimbangan panjang, langusng saya menggunakannya karena ini sebenarnya sudah saya tunggu sejak lama.
Sebelum ada menu ini (dashboard->design->Email@mobile), tampilan blog saya di handphone masih dalam tampilan web. Iklan, widget di samping ikut-ikutan kebuka, padahal widget-widget itu malah mengganggu menurut saya. karena komposisi widget saya dengan bacaan malah hampir sama.

Saya masih berharap blogger menambah menu statistik, eh itu udah ada dink, tapi menurut saya masih kurang lengkap pada bagian refering sites, masak cuma keliatan berdasarkan total saja, bukan keliatan berdasarkan periode waktu. jadi kita tidak tahu pada hari ini ada orang mencari dengan kata kunci apa sehingga dia bisa masuk ke blog kita.

Eh udah dulu ya posting kali ini, selamat mencoba google versi mobile (tambahkan tanpa tanda petik "/?m=1" kalau mau liat versi mobile)
Read More...

Saturday, June 18, 2011

Bakar Knalpot, Ritual Apa itu?

Pagi ini, hari sabtu, mau datang ke bengkel eh ga ada mekaniknya, jadilah motor saya berobat senin besok, padahal menurut saya bengkel cocoknya buka pas hari libur dimana order motor meningkat di hari itu, terutama bengkel yang tersebar di kota. Karena hari senin sampai jumat motor digunakan buat bekerja, nah hari sabtu minggu adalah dimana motor motor itu tidak dipakai.
Masalahnya motor saya suaranya seperti tersumbat sesuatu di dalam, suaranya tidak keluar melalui knalpot, ngenden, tak ada tenaga palagi tanjakan siap-siap deh buat dorong, oleh kawan disarankan bakar knalpot, atau cuci knalpot, hmm boleh juga, daripada ganti knalpot, lebih mahal kali ya.

Motor dua tak emang lebih ribet perawatannya kali ya, tak apalah itulah tantangan saya kali ini. Cari orang yang bisa bakar knalpot tidak susah susah amat, dicari di kota eh udah pindah ke Tantui, deket markas brimob. pas tanjakan sempet dorong dikit, dan digeber gigi satu padahal. Okelah kita tunggu sampai hari senin, semoga montirnya bisa memperbaikinya. amin
Read More...

Wednesday, June 15, 2011

Tambahan Bea Masuk

Dalam pasal 12 Ayat (1) menyebutkan tarif BM setinggi-tingginya 40 persen, diluar ini ada BM yang lain seperti BM anti dumping, BM tindakan pengamanan, BM Imbalan, dan BM Pembalasan. Keempat BM itu merupakan BM diluar BM yang maksimal 40 persen. Misalnya Barang A kena BM Normal 7 persen, tapi karena di negara pengekspor tersebut barang tersebut mendapat subsidi yang menyebabkan kerugian industri dalam negeri, kemudian dikasih BM Balasan. kalo teknisnya saya kurang paham, ciee, ini menurut pemahaman saya saja, jadi kalau salah kan tinggal dibenerin hehe.
Bea Masuk Anti dumping adalah karena harga, Tindakan pengamanan karena lonjakan jumlahnya (CMIIW), kalo Imbalan karena subsidi, kalo pembalasan itu gara-gara barang ekspor kita yang diperlakukan diskriminatif oleh mereka. Yah itulah sedikit gambaran.

Nah ini pasti susah juga ngitung untung rugi, ngitung untung rugi pedagang di pasar aja susah, palagi ni satu negara. ck ck ck, yah semoga saja tidak salah ngitung.

Btw hari ini mulai dingin, entah kenapa, biasanya udara tidak sedingin ini, seperti udara di pegunungan walau ini adalah daerah pantai. mungkin ada yang merasakan hal yang sama?

walau disini dingin masih ada mereka yang kepanasan, ada yang panas gara-gara protes sekolah, ada yang panas gara-gara ga bisa bekerja gara-gara listrik mati, ada juga yang panas gara-gara olah raga.
Read More...

Bea Masuk

Dalam pasal 12 Ayat (1) menyebutkan tarif BM setinggi-tingginya 40 persen, diluar ini ada BM yang lain seperti BM anti dumping, BM tindakan pengamanan, BM Imbalan, dan BM Pembalasan. Keempat BM itu merupakan BM diluar BM yang maksimal 40 persen. Misalnya Barang A kena BM Normal 7 persen, tapi karena di negara pengekspor tersebut barang tersebut mendapat subsidi yang menyebabkan kerugian industri dalam negeri, kemudian dikasih BM Balasan. kalo teknisnya saya kurang paham, ciee, ini menurut pemahaman saya saja, jadi kalau salah kan tinggal dibenerin hehe.
Bea Masuk Anti dumping adalah karena harga, Tindakan pengamanan karena lonjakan jumlahnya (CMIIW), kalo Imbalan karena subsidi, kalo pembalasan itu gara-gara barang ekspor kita yang diperlakukan diskriminatif oleh mereka. Yah itulah sedikit gambaran.

Nah ini pasti susah juga ngitung untung rugi, ngitung untung rugi pedagang di pasar aja susah, palagi ni satu negara. ck ck ck, yah semoga saja tidak salah ngitung.

Btw hari ini mulai dingin, entah kenapa, biasanya udara tidak sedingin ini, seperti udara di pegunungan walau ini adalah daerah pantai. mungkin ada yang merasakan hal yang sama?

walau disini dingin masih ada mereka yang kepanasan, ada yang panas gara-gara protes sekolah, ada yang panas gara-gara ga bisa bekerja gara-gara listrik mati, ada juga yang panas gara-gara olah raga.
Read More...

Tuesday, June 14, 2011

Bea Masuk Tindakan Pengamanan



Jika ada barang masuk ke negara kita, dimana barang tersebut melonjak jumlahnya, dan mengancam barang sejenis di dalam negeri akan dikenai bea masuk tindakan pengamanan. Tentunya menyatakan kita rugi harus didasarkan pada fakta, bukan hanya berdasarkan pada tuduhan, dugaan, atau perkiraan. Nah ini saya juga bingung bagaimana menentukan sebuah barang yang diproduksi dalam negeri mengalami kerugian secara nasional, karena pasti ngitungnya secara global seluruh negeri.
Bisa jadi saya menyatakan penjual apel dalam negeri telah merugi, karena saya lihat dari penjual apel di pinggir jalan, sampai apel di food mart salah satu Plaza di kota saya menjual apel dengan tempelan produk China. Karena sebagai konsumen ya itu tahunya, tapi kalo pemerintah kan pasti liat langsung ke petani mungkin, ke penyalur, ke macem-macem deh pokoknya.

Bea Masuk tindakan pengamanan merupakan tambahan dari bea masuk biasa yang maksimal 40 persen ituh. Nah nilainya pun dibatasi paling tinggi sebesar jumlah yang dibutuhkan untuk mengatasi kerugian serius atau mencegah ancaman kerugian serius terhadap industri dalam negeri. Weleh ngitungnya gimana tuh?

Sumber : UU Kepabeanan 17 2006 Pasal 23A, dan 23B, mohon koreksi jika ada kesalahan.
Read More...

Saturday, June 11, 2011

Blusukan di Jalur Sempit Pulau Ambon

Menembus hutan, melewati jalan menanjak, menurun tajam menyusuri jalan selebar badan mobil, akhirnya kami sampai di pantai yang baru diresmikan sebulan yang lalu. Saya lupa namanya, tapi sebagai patokan, setelah sampai di Passo, dari arah kota lurus, jangan ke kiri. Setelah itu ada jalan ke kanan, mobil masuk ke situ. dalam waktu kurang lebih 40 an menit, tibalah di sampai pantai itu.
Saat saya sampai terlihat karang di bibir pantai, dipecah ombak, memang saat saya datang tadi arus lautnya kuat, entah kapan arusnya tenang kembali. Hanya saja, tempat tersebut cocok bagi orang yang mau liburan. gubuk-gubuk terlihat belum utuh, masih dalam tahap pembangunan. Tidak ada pasir halus,tapi yang terlihat adalah karang, dan batu.

Sayapun hanya menyibukkan diri mencari "pong-pongan" dalam bahasa jawa, memang mudah mendapatkan hewan itu, tapi cuma yang kecil-kecil. karena binatang tersebut nokturnal. Rasanya memegang binatang geli-geli di tangan karena mereka berjalan di tangan.

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan, kali ini tidak balik menuju jalan pulang, tapi meneruskan jalan dan memutari ambon tembus di jalan samping Kapolda Ambon.

Jalan disana rawan, berbahaya bila melintas di malam hari, sempit, hanya bisa dilewati 1 Mobil, tidak bisa berpapasan karena jalannya yang sempit. yang berbahaya adalah tanah longsor yang sampai memakan badan jalan tinggal separuhnya.
Read More...

Friday, June 10, 2011

Penempatan

Malam ini, saya buka facebook, ada salah satu teman saya update status mengatakan sebuah daerah di tanah air. Saya penasaran, lalu saya klik komentar di bawahnya, dari situ ternyata malam ini adalah kejutan bagi dia, yaitu penempatan. Penempatan salah satu instansi pemenrintahan yang mana dia adalah salah satu lulusan pendidikan kedinasan di negeri ini.
Saya yakin salah satu diantara mereka ada yang merasa senang, tertantang, semangat, tentu semangat mencari info seputar kota yang akan ditempati. Salah satu perjalana hidup yang menarik, saya tidak membahasnya satu persatu.

Saya hanya ingin memberi harapan semoga di tempat yang baru, mereka mendapatkan berkah, sudah itu saja, karena itu saja sudah cukup mewakili semua kata yang biasa mereka terima dari teman-teman menjelang keberangkatan mereka.

Bener kan? apa yang saya katakan setidaknya telah memberi energi positif bagi saya dan kamu, toh mending mengatakan hal yang positif daripada hal yang negatif, misalnya marah-marah, tidak terima ini itu, meskipun kita juga dilarang berpangku tangan, tetapi dalam kasus ini kan kita punya pilihan untuk mengatakan Alhamdulilah daripada mengatakan Aduh!

Sekali lagi selamat penempatan!
Read More...

Tuesday, June 7, 2011

Laptop Ketinggalan di Bandara (Kok Bisa?)

Siang itu udara cerah, di atas pesawat Boeing 737 milik salah satu maskapai saya cuma baca koran, mau tidur ngga ngantuk, mau melek bosen juga liat kursi, meskipun duduk di kursi deket jendela yang lebih nyaman melihat pemandangan di luar, tapi kalau duduk selama dua setengah jam dengan pemandangan di jendela cuma awan lama-lama jenuh juga. Untuk mengatasi kevakuman saya baca koran yang saya dapat di bandara sebelum berangkat.
Lumayan untuk membunuh waktu selama perjalanan, sedangakan mbak-mbak di samping saya ternyata lebih banyak memanfaatkannya untuk tidur. Dua jam berlalu sampailah saya mendarat di Bandar Udara Pattimura. Turun dari pesawat eh ga ada petugas jaga, saya langsung bergegas menuju tempat pengambilan bagasi. Tidak terlalu ramai memang dan faktor inilah yang menurut saya bisa memberi manfaat tersendiri nanti.

Selesai mengambil bagasi saya pun duduk di kursi dekat pengambilan bagasi sambil menunggu rekan yang ternyata satu pesawat yang juga sedang ambil bagasi. Singkat cerita sampai dirumah saya baru ingat tas berisi laptop saya tertinggal di tempat duduk pengambilan bagasi tadi.

spekulasi muncul mengenai siapa yang menemukan tas itu, yaitu petugas, atau penumpang. Jika penumpang peluang hilang pasti ada, karena tas itu bukan tas yang masuk bagasi, orang bisa membawa pulang tanpa pemeriksaan, peluang kedua yaitu ditemukan petugas, seperti cs, petugas bandara, dsb.

Ternyata setelah dilakukan penyeledikan tanya sana sini, dibantu teman saya, dan bapak petugas bandara yang mengantar bertanya kesana kemari ketemulah tas saya tadi. tas saya sudah hilang selama hampir 18 jam tanpa kabar.

Kok bisa ketemu? ceritanya ternyata setelah tas saya tertinggal di kursi tadi, petugas sudah mengawasinya siapa tahu ada yang mengambil. ternyata setelah penumpang maskapai tadi telah habis meninggalkan ruang pengambilan bagasi tas itu masih tergeletak disitu tidak ada yang mengambil. petugas pun mengambil dan menyerahkan barang kepada kantor maskapai yang saya tumpangi tadi, karena kemungkinan besar itu milik salah satu penumpang yang baru turun tadi.

Terima kasih banyak buat para petugas bandara Pattimura, porter, penumpang dan tentu saja petugas Ba*a*a. Suatu hal kecil yang tentu besar rasanya bagi saya :)
Read More...

Saturday, June 4, 2011

Jalan - Jalan Ke Kudus

Catatan buat hari ini Ampel-Kudus, PP 260 Km / 6 jam haha puas kesampaian juga Sholat di masjid Agung alun-alun kota Kudus. Cuaca cerah tapi udara tidak terasa panas karena pepohonan yang rimbun menghias kota. Jalur roda dua pun dipisah dengan roda empat. Lampu jalan menghas rapi di tepi jalan lengkap papan nama sebuah brand rokok terkenal.
Biaya bensin, 30 ribu pp, itupun pulang dalam kondisi masih terisi, karena dulu pernah tercatat rata-rata 100 km untuk 15.000 rupiah. Sempat juga terjadi ban depan bocor untung bocornya setelah sampai di kota, bukan di jalur panturanya.

Berangkat dari Amp pukul 9 pagi sampai di Kudus jam 12 an, jalan-jalan sebentar disana selama dua jam jam dua saya putuskan pulang lewat Semarang, sama seperti jalur berangkat.
Read More...

Friday, June 3, 2011

Berita Baik dan Berita Lain

Pulang dari perantauan, terdengar kabar baik dan kabar lain. Satu kabar baik teman seangkatan saya menikah. Kabar buruknya satu teman angkatan saya meninggal dunia.

Bagi teman yang menikah, saya ucapkan selamat buat kamu dan pasangan. Ini adalah tanda sebuah awal bagi angkatan kami untuk mengakhiri masa single nya satu persatu. Ayo bagi yang belum segera menyusul saja. Tiga puluh orang baru satu yang menikah. masih 29 orang lagi. siapakah wanita yang beruntung mendapatkannya. kita tunggu saja tanggal mainnya.

Berita kedua datang dari teman kelas saya semasa sma kelas dua dulu. Terakhir saya ketemu kurang lebih 3 tahun lalu di acara TO. dan saya buka di fesbuk pagi ini saya membaca salah satu postingan teman saya di grup sma 1 boyolali mengabarkan teman saya telah meninggal dunia setelah melewati operasi penyakit kanker. Innalilahi wainnnailaihi rojiun. Selamat jalan kawan, semoga Amal ibadah diterima. kematian jodoh memang penuh misteri.

Apapun yang diberikan oleh Nya, pastilah yang terbaik. Pusing juga kalau mikirin yang itu (jodoh). Saya hanya bisa merasakan (suka), mengelak pun tidak bisa, karena ini semua memang anugerah!
Read More...