Monday, February 22, 2016

Memanfaatkan Kombinasi VLOOKUP dan MATCH Untuk Mencari Hasil Kombinasi Data Dengan Dua Kriteria Vertikal Dan Horizontal


Ngomong-Ngomong judulnya panjang juga ya, gapapa biar yang nyasar kesini makin gampang, sebenarnya kalau mau nyari cara di internet sudah tersedia berbagai macam cara yang bisa kita pilih ya, namun kali ini saya akan menulis lagi cara yang pernah saya pakai, siapa tahu ada berguna bagi kalian yang pengen misalnya mencari hasil dari kombinasi dua kriteria, vertikal dan horizontal.

Pertama-tama kita harus berlatih dulu fungsi MATCH, match ini berfungsi mencari baris keberapa sih, atau kolom keberapa sih dihitung dari kiri atau atas, misalnya kita punya data sebagai berikut
A
1 Apel
2 Anggur
3 Jambu
4
5 Jambu

Misalnya cell A5 saya isi Jambu, nah pertanyaannya jambu ini berada di baris keberapa? kan keliatan disitu jambu berada di urutan ketiga ya, nah kalau datanya sampai ratusan kan ga mungkin menghitung satu persatu y, kita bisa memanfaatkan rumus MATCH sebagai berikut

=MATCH(A5;A1:A3;0)
di menu help excell sendiri syntaxnya adalah MATCH(lookup_value,lookup_array,match_type)
A5 ini adalah cell referensi yang mau kita cari
A1;A3 maksudnya adalah range cell yang mau kita cari
0 ini adalah Match type, ane isi aja yang excact, yang pasti pasti aja, mungkin nanti bisa dikembangkan dicari yang lebih kecil atau yang lebih besar, tergantung kebutuhan, dan saya belum mencoba-cobanya soalnya

Maka hasilnya adalah 3

MATCH ini juga bisa mencari secara horizontal

A B C D E
1 Apel Anggur Jambu
2
3 Jambu

Misalnya cell isian adalah cell A3, tapi sumber datanya adalah mendatar, nah kita bisa mencari tahu Jambu ini berada di kolom nomor berapa

tinggal pakai aja rumus
MATCH(A3; A1:C1; 0)
maka hasilnya adalah angka 3
3 ini maksudnya adalah kolom ketiga


selanjutnya kita bisa menggunakan rumus VLOOKUP
VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,range_lookup)

jika vlookup gampangannya mencari hasil dari referensi dalam satu baris, dst, wah memang lebih enak kalau memakai contoh langsung daripada berkata-kaat secara teori.
Jadi intinya, vlookup ini pada bagian col_index_num diganti dengan fungsi MATCH tadi

CONTOH BISA DIDOWNLOAD DISINI
pada gambar di atas, kita ingin mencari hasil dari kriteria 1 dan kriteria 2, dengan menggunakan rumus VLOOKUP dan MATCH yang bisa dilihat di cell I, range saya lock dengan dolar agar ga bergeser.
Read More...

Eror-eror Pada Saat Pertama Kali Memasang Virtualdub


sebenarnya artikel ini pernah saya share disini dan disini sih, tentang apa itu, manfaat, bagaimana memasang, sampai plug in plug in yang handal buat aplikasi free ini, tapi disinisaya tulis kembali sebagai pengingat saja. Karena barusan saya pasang virtual dub pertama kali, mungkin bisa berguna bagi yang nyasar kesini, dan untuk lebih lengkapnya silahkan buka saja link di atas. Artikel dibawah adalah sebenarnya juga bukan hal yang baru.

Pesan eror : Missing Codec pada saat memasang virtual dub
The file .xxx.MOV is of an unknown or unsupported file type
Solusi pasang plugin QuickTime.vdplugin di folder plugin
Jadi plugin yang terpasang sekarang adalah
AMDeshaker.vdf, AMQuickTime.vdplugin, AMreadme.txt, AMSubtitler.vdf, AMtextsub.vdf

Setelah dipasang plug in ternyata mau buka file berjenis MOV malah muncul eror seperti ini

MISSING CODEC AVC1
Solusi : install K-Lite_Codec_Pack-1000_Mega

Masalah pun beres
Read More...

Sunday, February 21, 2016

Sebuah pandangan lain dari Rio Haryanto

Sebuah pandangan lain dari Rio Haryanto, tentu menarik disaat bagi sebagian besar orang tentu pengen lagu Indonesia Raya berkumandang di podium. Tak masalah ada keinginan seperti itu, di tengah kesulitan yang menghadang, mengingat bagi Rio ini yang pertama dan bisa dikatakan masih level rookie dibandingkan yang lain. dan juga karena memang sudah terlanjur, ane dukung aja untuk menjadi yang terbaik. Berikut ini artikel yang saya copast dari status Foto fb Made Supriatma.
Made Supriatma Follow
17 hrs · Cedar Grove, NJ, United States ·
Pembalap Indonesia Juara F1: Sulit untuk saya membayangkan bahwa ada dana sebesar US $12.4 juta atau Rp 221 milyar diberikan kepada seorang sopir F1. Dua ratus dua puluh satu milyar, Sodara-sodara! Hanya untuk mengupah seorang anak yang kebetulan berwarganegara Indonesia nyupirin F1.

Saya nggak akan mempersoalkan kalau duit yang dipakai adalah duit swasta atau duit pribadi. Tapi duit yang disetor ke klub F1 itu berasal dari Pertamina (perusahan negara) dan KONI (yang dananya dari APBN). Jadi ini dana publik.

Setahu saya, orang Indonesia itu selalu merasa dirampok dan dikadalin oleh bangsa-bangsa Barat. Sumberdaya alamnya dikeruk. lingkungannya dicemarkan, kekayaan lautannya dikuras. Itu keluhan sehari-hari yang kita dengar.

Nah, kalo Sodara mau cari contoh nyata pengkadalan itu, coba perhatikan baik-baik 'deal' antara Manor Racing dan Rio Heryanto ini. Pertama, prestasinya Rio. Dia nomor empat di F2. Kedua, Manor Racing tahun lalu hanya duduk di ranking nomor 10. Ketiga, untuk bisa masuk ke F1 dia butuh klub. Manor Racing mensyaratkan dia membawa sponsor sebesar US$ 16.35. Tapi rupanya US$12.4 juta saja sudah cukup. Ya itu tadi, duit dari Pertamina dan KONI (Kemenpora sebenarnya).

Yang menarik untuk saya adalah pernyataan si pemilik Manor Racing, Stephen Fitzpatrick, di CNN. Dia mengatakan, "Penggemar Rio yang sangat besar di Indonesia itu baik untuk tim ini dan untuk F1. Orang Indonesia sangat ingin melihat dia di arena balapan dan kami yakin kita akan melihat dia menikmati beberapa pertarungan yang menggairahkan di tahun-tahun mendatang."

Jadi Manor Racing tentu sudah melihat potensi ini. Sponsor yang mudah didapat, yakni dari negara, dan pasar penonton yang melimpah ruah, yang pada gilirannya akan meningkatkan rating TV. Itu artinya, ya duit lagi. Bisa dibayangkan keuntungan Manor Racing dan F1. Perlu Anda ingat F1 itu adalah badan swasta alias perusahan juga. Dia beroperasi sepenuhnya sebagai perusahan swasta.

Tidak terlalu mengherankan jika Alexander Rossi, pembalap yang ditendang Manor, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mungkin untuk mengalahkan Rio. Rossi mengaku bahwa tidak mungkin untuk mengalahkan negara. Dia sendiri juga sudah membawa sponsor swasta untuk Manor Racing. Namun tawaran sponsornya kalah dari Rio yang didukung oleh pemerintah RI dan perusahan negara.

Jadi ini semua adalah urusan dagang. Siapa yang menawar lebih banyak dia yang dapat.

Nah, sekarang, untuk Sodara-sodara para rakyat yang dianggap tidak berguna ini, mungkin pertanyaan bego ini bisa mempertajam masalah: Lalu bangsa Indonesia dapat apa dari duaratusduapuluhsatumilyarrupiah yang dipersembahkan kepada Manor Racing ini? Dapat apa?

Mungkin Sodara akan jawab: bangga dong! Paling tidak kita bangga sebagai bangsa. Ada putera Indonesia membawa nama bangsa di tingkat internasional. Baik. Itu sah-sah saja. Memang bangsa ini kurang kebanggaannya, ya? Ada teman saya yang menunjuk, "Itu Joey Alexander mendapat pujian setinggi langit dan tampil di Grammy tanpa sepeser pun meminta dana publik."

Saya sendiri punya pikiran nyleneh. Sebenarnya bangga-bangga itu untuk apa? Kok kayaknya rendah diri banget.

Sodara pernah ke Malaysia atau Thailand? Lihat kota-kota kecil disana dan bandingkan dengan kota Anda. Mungkin Sodara tidak perhatikan betapa bersihnya kota-kota itu dibandingkan dengan kota-kota yang ada di negeri kita ini.

Saya masih ingat persis seorang teman dari Burma pergi menghadiri konferensi di Yogyakarta. Sekembali dari konferensi, dengan antusias saya tanya dia, "Bagaimana? Apa yang bagi kamu paling menarik dari Jogja?" Jawabnya membikin saya mules. "Kok kotanya kotor banget ya? Kami di Rangoon itu jauh lebih miskin. Tapi jauh lebih bersih." Saya belum pernah ke Rangoon jadi tidak bisa membuktikan. Tapi pernyataan ini meruntuhkan semua kebanggaan saya.

Karena ini urusan dagang, sekali lagi pertanyaannya: Apa yang didapat bangsa Indonesia dari 'investasi' duaratusduapuluhsatumilyarrupiah?

Untuk saya, Sodara-sodara, kegunaannya F1 itu cuman satu: Anda mentheleng depan TV sambil kukur-kukur peli dan lupa ndak punya beras! Ha, itu dia!

Credit foto: CNN.
sumber https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10153608307908533&set=a.397689983532.175889.784153532&type=3
Read More...

Saturday, February 13, 2016

Mengatasi Windows 7 update sendiri

Kalau mau matiin laptop eh malah update, padahal ga ada koneksi internet, ni laptop malah sok-sok an update ya, trus kalo mau ngidupin laptop malah update lagi, wah jadi tambah lama, padahal pengen segera digunakan. Akhirnya search google dengan kata kunci “How to turn off configuring windows 7” ketemulah sama sebuah artikel yang mungkin bisa berguna bagi yang pengen windows 7 nya gak auto update.


Klik start
Ketik “device” lalu ketemu sama tulisan Device and Printers lalu klik aja
Setelah terbuka jendela baru, klik kanan pada gambar komputuer atau pc,
Akan muncul menu, klik pada Device Installation Settings
Pilih Menu No dilanjutkan Pilih yang never
Terakhir klik aja Save changes

Cara kedua yaitu melalui gpedit.msc
Carannya klik logo windows 7 pojok kiri bawah
Klik Start
Ketik aja GPEDIT.MSC, setelah muncul apa yang dicari buka aja
Cari direktori sebagai berikut :
- Computer Configuration
- Administrative tools
- System
- Device Installation
- Device Installation Restrictions
- Prevent Installation of devices not described by other policy settings
- Pilih ennable lalu OK
- Restart komputernya

Cara pertama sudah pernah saya coba dan ternyata tidak berhasil, what? Padahal dari situsnya Microsoft.com, ya benar. Lalu saya coba cara kedua dan ternyata tidak berhasil haha, gimana sih, akhirnya saya search lagi dan ketemulah cara ketiga yang berhasil, diambil dari situs askvg.com yaitu :
Klik logo windows, ketik regedit di kolom run, setelah muncul aplikasi, buka saja
Cari alamat
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Windows
Buat sebuah key baru di dalam Windos beri nama WindowsUpdate
Di dalam WindowUpdate buat key baru dengan nama AU
Sehingga alamatnya akan menjadi sebagai berikut :
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate\AU
Di dalam AU buat sebuah DWORD dengan nama
NoAUAsaDefaultShutdownOption, set value menjadi 1
Setelah dibuat mengakibatkan kalau kita klik logo windows , di tombol shutdownnya ga ada icon updatenya,
BONUS
Selain membuat DWORD seperti di atas kita bias juga membuat DWORD lain misalnya
NoAUShutdownOption (Set value menjadi 1)
Ini mengakibatkan tombol menu shutdown yang ada icon updatenya hilang

Ada lagi
NoAutoRebootWithLoggedOnUsers (set value menjadi 1)
Mengakibatkan Windows tidak akan otomatis restart (sok-sok an) mau update segala

Read More...