Thursday, November 8, 2018

Bercanda Tetapi Berbohong

Semoga dapat menjadi pelajaran, saya copast lagi ya

Sempat menjadi trend kaum muda di zaman sekarang, bercanda tapi berbohong, yaitu trend “seberapa gregetnya kamu”. Bercanda dengan cara seperti ini umumnya dengan cara mengarang cerita yang umumnya tidak benar atau berbohong dalam candaan.

Kami nukilkan contohnya (tidak boleh diikuti):

“Kemaren gue lewati polisi tidur, trus gue selimuti polisinya”

“Kemaren gue beli lumpia basah, trus gue jemur supaya kering”

Contoh-contoh di atas adalah bercanda dan mengandung kebohongan. Hal ini tidak diperbolehkan oleh agama. Bagaimana pun juga hukum asal berbohong itu tidak boleh dan masih banyak cara lainnya untuk bercanda yang diperkenankan oleh syariat.

Baca Juga: Tidak Boleh Menakut-nakuti Seorang Muslim Walau Bercanda

Bercanda seperti ini dilarang oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda:

وَيْلٌ لِلَّذِى يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ وَيْلٌ لَهُ وَيْلٌ لَهُ

“Celakalah orang yang berbicara kemudian dia berdusta agar suatu kaum tertawa karenanya. Kecelakaan untuknya. Kecelakaan untuknya.” [HR Abu Dawud no. 4990. Hasan]

Dalam hadits lainnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjamin rumah di surga bagi mereka yang meninggalkan berkata dusta walaupun dalam hal bercanda. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ

“Saya memberikan jaminan rumah di pinggiran surga bagi orang yang meningalkan perdebatan walaupun dia orang yang benar. Saya memberikan jaminan rumah di tengah surga bagi orang yang meningalkan kedustaan walaupun dia bercanda. Saya memberikan jaminan rumah di surga yang tinggi bagi orang yang membaguskan akhlaqnya.” [HR. Abu Dawud, no. 4800; shahih]

Baca Juga: Terlalu Banyak Tertawa Mengeraskan Hati

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menjelaskan bahwa berbohong dalam bercanda dapat menimbulkan permusuhan atau salah paham di antara manusia. Syariat ini dalam rangka untuk menuntup jalan ke arah yang lebih buruk, jadi meskipun tidak menyebabkan langsung, tetapi bisa jadi menjadi penyebab permusuhan dan salah paham di kemudian hari. Beliau berkata,

وقد قال ابن مسعود : ” إن الكذب لا يصلح في جَدٍّ ، ولا هزل ” … .
وأما إن كان في ذلك ما فيه عدوان على المسلمين ، وضرر في الدين : فهو أشد تحريماً من ذلك ، وعلى كل حال : ففاعل ذلك – أي : مضحك القوم بالكذب – مستحق للعقوبة الشرعية التي تردعه عن ذلك .

“Ibnu Ma’sud berkata, ‘Berbohong itu tidak layak baik dalam keadaan serius maupun bercanda’. Apabila dalam candaan menimbulkan permusuhan di antara manusia dan menimbulkan madharat dalam agama, maka lebih diharamkan lagi. Pelakunya berhak mendapatkan hukuman yang bisa membuat jera.” (Majmu’ Al-Fatawa 32/256]

Bisa jadi seseorang menganggap bercanda, tetapi bagi orang lain itu bukanlah bercanda dan menyakiti hatinya. Perhatikan hadits berikut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَأْخُذَنَّ أَحَدُكُمْ مَتَاعَ أَخِيهِ لاَعِبًا وَلاَ جَادًّا

“Tidak boleh seorang dari kalian mengambil barang saudaranya, baik bercanda maupun serius.” [HR. Abu Dawud, shahih]

Bercanda dengan berbohong juga termasuk membuang-buang waktu kita yang sangat berharga. Lebih baik kita gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat dan semoga Allah memudahkan kita.

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ

“Di antara (tanda) kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan perkara yang tidak bermanfaat baginya’.” [HR. at-Tirmidzi, hasan]

Demikian semoga bermanfaat



Baca selengkapnya https://muslim.or.id/43730-bolehkah-bercanda-dengan-cara-berbohong.html?fbclid=IwAR3pUzOOeceo10tR5J5BpSs06C8-qsbTde3j8_4GFGwfQZLW-1s5zJb88G4
Read More...

Menutup Diri Dan Menjauh Dari Orang Lain Ketika Menunaikan Hajat (Terutama Buang Air Kecil)

Berikut ini saya copastkan lagi artikel yang menjadi catatan, semoga bermanfaat

# Menutup Diri Dan Menjauh Dari Orang Lain Ketika Menunaikan Hajat (Terutama Buang Air Kecil)

Di WC umum khusus laki-laki ada kloset untuk Buang air kecil (BAK) yang dirancang untuk BAK sambil beridri. Memang terlihat agak tertutup karena dibatasi papan pembatas. Kita mendapati model WC umum seperti ini di mana-mana, di pusat perbelanjaan, perkantoran, bandara, sekolah, terminal dan lain-lain.

Seorang muslim hendaknya memperhatikan adab ketika menunaikan hajat. Hendaknya ketika BAK di WC semacam ini, ia mengusahkan tidak kencing di kloset model tersebut, akan tetapi hendaknya masuk ke kamar mandi dalam WC umum tersebut, karena tertutup dan tidak dilihat oleh orang lain.


Menutup diri dan menjauh dari manusia ketika buang hajat

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,

خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى سَفَرٍ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَأْتِى الْبَرَازَ حَتَّى يَتَغَيَّبَ فَلاَ يُرَى.

“Kami pernah keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika safar, beliau tidak menunaikan hajatnya di daerah terbuka, namun beliau pergi ke tempat yang jauh sampai tidak nampak dan tidak terlihat.”[1]

Dari Al-Mughirah bin Syu’bahradhiallahu anhu– dia berkata,

كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَقَالَ يَا مُغِيرَةُ خُذْ الْإِدَاوَةَ فَأَخَذْتُهَا فَانْطَلَقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى تَوَارَى عَنِّي فَقَضَى حَاجَتَهُ

“Aku pernah bersama Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam- dalam suatu perjalanan, lalu beliau bersabda, “Wahai Mughirah, ambilkan segayung air.” Aku lalu mengambil air untuk beliau, kemudian Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- pergi menjauh hingga tidak terlihat olehku, lalu beliau buang hajat.”[2]

Muhammad Asyraf bin Amir Aabadi menjelaskan dalam “aunul Ma’bud”,

أي هذا باب في التخلي عن الناس عند قضاء الغائط والمراد بالتخلي التفرد

“Bab ini mengenai “menjauh dari manusia katika menunaikan hajat”,yang dimaksud dengan menjauh adalah menyendiri.”[3]

Seakan-akan sepele, tapi Islam memperhatikannya

Mungkin ada yang berkomentar,

“ah seperti itu terlalu diatur-atur, yang gampang kok dibuat rumit”

Maka kita katakan justru ini menunjukkankesempurnaan agama Islam, karena Islam memperhatikan masalah yang kecil, maka masalah yang lebih besar tentu Islam sudah mengatur dan memperhatikannya.

Sebagimana kisah ketika seorang kafir jahiliah ketika ia berkata kepada sahabat Salman Al-Farisiradhiallahu ‘anhu,

قَدْ عَلَّمَكُمْ نَبِيُّكُمْ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلَّ شَيْءٍ حَتَّى الْخِرَاءَةَ

“Sungguh Nabi kalian- Shallallahu ‘alaihi wasallam- telah mengajari kalian tentang segala hal sampai tata cara buang air”.

Maka Salman menjawab,

أَجَلْ لَقَدْ نَهَانَا أَنْ نَسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةَ لِغَائِطٍ أَوْ بَوْلٍ أَوْ أَنْ نَسْتَنْجِيَ بِالْيَمِيْنِ أَوْ أَنْ نَسْتَنْجِيَ بَأَقَلَّ مِنْ ثَلَاثَةِ أَحْجَارٍ أَوْ أَنْ نَسْتَنْجِيَ بَرَجِيْعٍ أَوْ بِعَظْمٍ

“Betul, Sungguh kami dilarang menghadap kiblat saat buang air besar atau kecil, (kami juga dilarang) cebok dengan menggunakan tangan kanan atau cebok kurang dari 3 batu, atau cebok dengan kotoran hewan atau tulang”.[4]

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

[1] HR. Ibnu Majah (I/121 no. 335), dan Sunan Abi Dawud (‘Aunul Ma’buud) (I/19 no. 2) Shahiih Sunan Ibni Majah (no. 268)

[2] HR. Al-Bukhari no. 203 dan Muslim no. 274

[3] ‘Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abi Dawus 1/9, Darul Kutub Al-‘Ilmiyyah, Beirut, cet. II, 1415 H, syamilah

[4] HR. Muslim no.262, Abu Dawud no. 7, At-Tirmidzi no.16, An-Nasa’i no.41 & 49, Ibnu Majah no.316
Read More...

Wednesday, November 7, 2018

Larangan Mencela Dosa Maksiat Orang Lain

Copast lagi
# Larangan Mencela Dosa Maksiat Orang Lain

Terkadang ada saudara kita yang melakukan dosa atau maksiat, kemudian menjadi bahan perbincangan atau ghibah. Padahal bisa jadi pelaku dosa tersebut sudah bertaubat dari dosa tersebut. Mengenai hal ini, mari kita perhatikan nasihat dari beberapa ulama, yaitu orang yang menjelek-jelekkan saudaranya yang sudah bertaubat dari dosa, bisa jadi dia akan melakukan dosa tersebut. [1]

Misalnya ada teman kita yang ketahuan selingkuh atau berzina, maka kita pun heboh membicarakannya bahkan mencela serta terlalu banyak berkomentar dengan menerka-nerka saja. Hal ini sebaiknya dihindari, sikap muslim adalah diam, menasehati dengan cara empat mata, dan berharap kebaikan pada saudaranya terlebih ia sudah menyesal dan mengaku salah.

Syaikh Al-Mubarakfuri menjelaskan, bisa jadi ia terjerumus dalam dosa yang sama karena ada faktor kagum terhadap dirinya sendiri, sombong dan mensucikan diri. Seolah dia berkata kamu kok bisa terjerumus dalam maksiat/dosa itu, lihatlah aku, sulit terjerumus dalam dosa itu. Tentu ini bentuk kesombongan yang nyata dan sangat merendahkan orang lain. Beliau berkata,

ﻳُﺠَﺎﺯَﻯ ﺑِﺴَﻠْﺐِ ﺍﻟﺘَّﻮْﻓِﻴﻖِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺮْﺗَﻜِﺐَ ﻣَﺎ ﻋَﻴَّﺮَ ﺃَﺧَﺎﻩُ ﺑِﻪِ ﻭَﺫَﺍﻙَ ﺇِﺫَﺍ ﺻَﺤِﺒَﻪُ ﺇِﻋْﺠَﺎﺑُﻪُ ﺑِﻨَﻔْﺴِﻪِ ﻟِﺴَﻼﻣَﺘِﻪِ ﻣِﻤَّﺎ ﻋَﻴَّﺮَ ﺑِﻪِ ﺃَﺧَﺎﻩُ

“Dibalas dengan memberikannya jalan hingga ia akan melakukan maksiat yang ia cela yang dilakukan oleh saudaranya. Hal tersebut karena ia sombong/kagum dengan dirinya sendiri karena ia merasa selamat dari dosa tersebut.” [2]

Demikian juga Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa menjelek-jelekkan saudaranya yang telah melakukan dosa, maka bisa jadi ia akan melakukan dosa tersebut.

ﻭَﻛُﻞُّ ﻣَﻌْﺼِﻴَﺔٍ ﻋُﻴِّﺮَﺕْ ﺑِﻬَﺎ ﺃَﺧَﺎﻙَ ﻓَﻬِﻲَ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻳَﺤْﺘَﻤِﻞُ ﺃَﻥْ ﻳُﺮِﻳْﺪَ ﺑِﻪِ ﺃَﻧَّﻬَﺎ ﺻَﺎﺋِﺮَﺓٌ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻭَﻻَ ﺑُﺪَّ ﺃَﻥْ ﺗَﻌْﻤَﻠَﻬَﺎ

“Setiap maksiat yang dijelek-jelekkan pada saudaramu, maka itu akan kembali padamu. Maksudnya, engkau bisa dipastikan melakukan dosa tersebut.” [3]

Beliau melanjutkan penjelasan bahwa dosa mencela saudaranya yang telah melakukan dosa itu lebih besar dari dosa itu yang dilakukan oleh saudaranya. Beliau berkata,

ﺃﻥ ﺗﻌﻴﻴﺮﻙ ﻷﺧﻴﻚ ﺑﺬﻧﺒﻪ ﺃﻋﻈﻢ ﺇﺛﻤﺎ ﻣﻦ ﺫﻧﺒﻪ ﻭﺃﺷﺪ ﻣﻦ ﻣﻌﺼﻴﺘﻪ ﻟﻤﺎ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﺻﻮﻟﺔ ﺍﻟﻄﺎﻋﺔ ﻭﺗﺰﻛﻴﺔ ﺍﻟﻨﻔﺲ

“Engkau mencela saudaramu yang melakukan dosa, ini lebih besar dosanya daripada dosa yang dilakukan saudaramu dan maksiat yabg lebih besar, karena menghilangkan ketaatan dan merasa dirinya suci.” [4]

Para ulama sudah mengingatkan mengenai hal ini, terlebih mereka adalah orang yang sangat berhati-hati dan takut kepada Allah. Seorang ulama Ibrahim An-Nakha’i berkata,

” إني لأرى الشيء أكرهه، فما يمنعني أن أتكلّم فيه إلا مخافة أن أُبتلى بمثله”

“Aku melihat sesuatu yang aku tidak suka, tidak ada yang menahanku untuk berkomentar dan membicarakannya kecuali karena aku khawatir aku yang akan ditimpakan masalahnya dikemudian hari.” [5]

Hasan Al Basri berkata,

كانوا يقولون من رمي أخاه بذنب قد تاب إلى الله منه لم يمت حتى يبتليه الله به

“Para sahabat dan tabi’in memiliki konsep, barang siapa yang mencela saudaranya, karena dosa-dosanya, sedangkan saudaranya itu sudah bertaubat kepada Allāh, maka si pencela tidak akan meninggal dunia kecuali dia akan mengalami dosa saudaranya tersebut.” [6]

Semoga kita bisa menjaga lisan kita karena lisan sangat berbahaya jika tidak terkontrol.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞَ ﻟَﻴَﺘَﻜَﻠَّﻢُ ﺑِﺎﻟْﻜَﻠِﻤَﺔِ ﻟَﺎ ﻳَﺮَﻯ ﺑِﻬَﺎ ﺑَﺄْﺳًﺎ ﻳَﻬْﻮِﻱ ﺑِﻬَﺎ ﺳَﺒْﻌِﻴﻦَ ﺧَﺮِﻳﻔًﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ

“Sesungguhnya ada seseorang yang berbicara dengan satu kalimat, ia tidak menganggapnya berbahaya; dengan sebab satu kalimat itu ia terjungkal selama tujuh puluh tahun di dalam neraka.” [7]

Jika kita bisa menjaga lisan, Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam akan menjamin surga kepada kita. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻣَﻦْ ﻳَﻀْﻤَﻦْ ﻟِﻲ ﻣَﺎ ﺑَﻴْﻦَ ﻟَﺤْﻴَﻴْﻪِ ﻭَﻣَﺎ ﺑَﻴْﻦَ ﺭِﺟْﻠَﻴْﻪِ ﺃَﺿْﻤَﻦْ ﻟَﻪُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ

“Barang siapa yang menjamin untukku apa yang ada di antara dua rahangnya dan apa yang ada di antara dua kakinya, niscaya aku menjamin surga baginya.” [8]

Demikian semoga bermanfaat

@Yogyakarta Tercinta

Penulis: dr. Raehanul Bahraen

Artikel Muslim.or.id

Catatan kaki:

[1] Terdapat hadits yang redaksinya mirip seperti pernyataan ini, akan tetapi hadits ini dinilai dhaif/lemah bahkan maudhu’/palsu oleh beberapa ulama
Yaitu hadits,
ﻣَﻦْ ﻋَﻴَّﺮَ ﺃَﺧَﺎﻩُ ﺑِﺬَﻧْﺐٍ ﻟَﻢْ ﻳَﻤُﺖْ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻌْﻤَﻠَﻪُ
“ Siapa yang menjelek-jelekkan saudaranya karena suatu dosa, maka ia tidak akan mati kecuali mengamalkan dosa tersebut. ” (HR. Tirmidzi no. 2505. Syaikh Al-Albani berkata bahwa hadits ini maudhu’)

[2] Tuhfaful Ahwadzi 7/173
[3] Madarijus Salikin 1: 176
[4] Madarijus Salikin 1:177/178
[5] HR. Ibnu Abid Dunya dalam kitab Ash-Shamt
[6] Idem
[7] HR. At-Tirmidzi, Hasan Shahih
[8] HR. Bukhari
Read More...

Si Bungsu

Si Bungsu, yang keluar antara 20 sampai 30 tiba-tiba merengek meminta perhatian, Lubang yang sudah sampai di pulpa membuat syaraf berasa sekali manakala makanan menyentuh-nyentuhnya. Dengan rasa penuh penyesalan terpaksa si bungsu ini rela terbuang begitu saja karena ketidaktahuan akan pentingnya membersihkan dan memperhatikan gigi.

Menurut hasil penerawangan sinar x dengan tehnik panorama, si bungsu ini posisinya tidak tegak seperti saudara di depannya, posisi si bungsu miring ke depan, meskipun miring, si bungsu ini masih mending daripada kejadian-kejadian yang saya temui di google, ada yang tertanam di gusi, yang bisa saja pertumbuhannya menabrak gigi di depannya tanpa sepengetahuan.

Foto Panoramic memperlihatkan dengan jelas posisi gigi kita dengan melihatnya seolah-olah gigi direntangkan dalam posisi mendatar, dari sini si bungsu kelihatan miring ke depan, yang membuat saya berkesimpulan lubang yang muncul ini ada kaitannya dengan posisi si bungsu ini.

Lubang tersebut dimulai dari lapisan terluar yang disebut email gigi, pada tahap ini biasanya orang belum menyadari, selanjutnya lama-lama lubang sampai pada lapisan kedua yang disebut dentin, pada kondisi ini, ditandai dengan rasa ngilu saat terkena dingin maupun panas, dan bila tidak segera ditambal, lubang akan merembet sampai pulpa yang di dalamnya terdapat syaraf gigi, bila sudah sampai pulpa, gigi tidak dapat ditambal, sebab bila ditambal, infeksi akan terus menyerang sampai akar gigi. Pilihan yang ada adala perawatan syaraf gigi, namun karena kasusnya adalah gigi bungsu yang posisinya kompleks, cabut gigi menjadi pilihan ini.

Pilihan opsi perawatan akar dilakukan dengan jalan membuang saluran akar termasuk membuang pulpa di dalamnya, pulpa merupakan tempat menyalurkan nutrisi pada gigi, bila bagian ini mati, suatu saat warna gigi akan memudar, dan perlu dibersihkan suatu saat.

Sebelum dicabut, sakitnya perlu dihilangkan terlebih dahulu, dengan cara mematikan syaraf giginya, obat ditempelkan di lubang gigi lalu ditambal dengan tambalan sementara selama seminggu, bila lebih dari 7 hari akan berbahaya karena bisa sampai tulang.

Proses pencabutan berjalan kurang lebih 50 menit dihitung sejak masuk ruang praktik sampai keluar, bius lokal mulai disuntikkan melalui gusi, selanjutnya berbagai macam peralatan digunakan dokter untuk mencabut gigi, Alhamdulilah selama proses ini tidak perlu merasakan sakit karena penemuan anestesi lokal ini, kadang gigi harus dihancurkan untuk memudahkan mengambilnya dari rahang, setelah beberapa menit, tinggalah akar gigi yang masih menancap karena posisinya yang bengkok, daripada tulang rahang di obok-obok, dibiarkan saja disitu, suatu saat akan keluar sendiri. Sungguh pertahanan tubuh yang luar biasa. Ending dari operasi kecil ini adalah ditutupnya bekas lubang gigi tadi dengan beberapa jahitan di gusi.

5 Jam pertama, beberapa keping kapas berbentuk tabung menjadi teman setia sisa hasil pencabutan untuk menyerap darah yang dikeluarkan. 10 butir antibiotik Cyndamicin, 10 butir pereda sakit asam mefanamic, dan 10 butir methylprednisolone menjadi teman setia untuk beberapa hari ke depan. Kurangi aktivitas fisik, istirahat yang cukup, makan makanan yang lunak menjadi kebiasan beberapa hari ke depan. 7 hari balik buat mencopot benang.


Read More...

Tuesday, November 6, 2018

Terlalu Banyak Tertawa Mengeraskan Hati

Copast lagi


# Terlalu Banyak Tertawa Mengeraskan Hati

"Kebahagiaan sejati bukan dengan terlalu sering tertawa terbahak-bahak, tetapi ketenangan hati dan ketentraman jiwa ketika melaksanakan kebaikan dalam agama"

Tertawa dan bercanda bagaikan garam dalam kehidupan. Tertawa dan bercanda dibutuhkan oleh manusia dalam menjalani kesibukan sehari-hari yang terkadang menjenuhkan, bahkan suri teladan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam terkadang tersenyum dan tertawa bahkan bercanda dengan para sahabatnya dan anak kecil.

Contoh bercandanya Rasulullahshallallahu ‘alaihi wassalamyaitu kisah beliau bersama kepada seorang nenek tua, beliau mengatakan bahwa tidak ada nenek-nenek di surga, sehingga nenek tersebutpun pergi dengan sedih dan tentunya beliau segera memanggil dan menjelaskan yang sebenarnya.

عَنِ الْحَسَنِ قَالَ: أَتَتْ عَجُوزٌ إِلَى النَّبِيِّ -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-، فَقَالَتْ: (يَا رَسُولَ اللَّهِ، ادْعُ اللَّهَ أَنْ يُدْخِلَنِي الْجَنَّةَ) فَقَالَ: يَا أُمَّ فُلاَنٍ، إِنَّ الْجَنَّةَ لاَ تَدْخُلُهَا عَجُوزٌ. قَالَ: فَوَلَّتْ تَبْكِي فَقَالَ: (( أَخْبِرُوهَا أَنَّهَا لاَ تَدْخُلُهَا وَهِيَ عَجُوزٌ إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَقُولُ : { إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا عُرُبًا أَتْرَابًا }

Diriwayatkan dari Al-Hasanradhiallahu ‘anhu, dia berkata, “Seorang nenek tua mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nenek itu pun berkata, ‘Ya Rasulullah! Berdoalah kepada Allah agar Dia memasukkanku ke dalam surga!’ Beliau pun mengatakan, ‘Wahai Ibu si Anu! Sesungguhnya surga tidak dimasuki oleh nenek tua.’ Nenek tua itu pun pergi sambil menangis. Beliau pun mengatakan, ‘Kabarkanlah kepadanya bahwasanya wanita tersebut tidak akan masuk surga dalam keadaan seperti nenek tua. Sesungguhnya Allah ta’ala mengatakan: (35) Sesungguhnya kami menciptakan mereka (Bidadari-bidadari) dengan langsung. (36) Dan kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. (37) Penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (QS Al-Waqi’ah).”[Mukhtashar Syamaa-il dan Ash-Shahiihah no. 2987]

Jadi bercanda dan tertawa boleh-boleh saja, asalkan tidak dilakukan terus menerus dan menjadi kebiasaan hidupnya. Terlalu banyak tertawa akan membuat keras hati bahkan bisa mematikan hati. Hati sulit menerima kebenaran dan tersentuk dengan kebaikan dan kelembutan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَلَا تُكْثِرِ الضَّحِكَ، فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيتُ القَلْبَ

“Dan janganlah terlalu banyak tertawa. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa dapat mematikan hati.” [HR. Tirmidzi 2/50, Dishahihkan Syaikh Al-Albani]

Kehidupan di dunia ini tidaklah disikapi dengan bercanda terus dan tertawa terus. Apalagi kehidupan di dunia ini hanya sementara dan merupakan tempat menanam bekal untuk kehidupan akhirat yang selamanya. Apakah bisa kita menanam bekal dengan terus-menerus bercanda dan tertawa? Bahkan jika kita memikirkan nasib kita yang belum pasti apakah masuk neraka atau surga, kita akan banyak menangis dan sedikit tertawa.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عُرِضَتْ عَلَيَّ الْجَنَّةُ وَالنَّارُ فَلَمْ أَرَ كَالْيَوْمِ فِي الْخَيْرِ وَالشَّرِّ وَلَوْ تَعْلَمُوْنَ مَا أَعْلَمُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيْلاً وَلَبَكَيْتُمْ كَثِيرًا قَالَ فَمَا أَتَى عَلَى أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمٌ أَشَدُّ مِنْهُ قَالَ غَطَّوْا رُءُوْسَهُمْ وَلَهُمْ خَنِيْنٌ

“Surga dan neraka ditampakkan kepadaku, maka aku tidak melihat tentang kebaikan dan keburukan seperti hari ini. Seandainya kamu mengetahui apa yang aku ketahui, kamu benar-benar akan sedikit tertawa dan banyak menangis.”

Anas bin Malik –perawi hadits ini mengatakan, “Tidaklah ada satu hari pun yang lebih berat bagi para Sahabat selain hari itu. Mereka menutupi kepala mereka sambil menangis sesenggukan.” [HR. Muslim, no. 2359]

Kebahagiaan yang sejati itu bukan berupa tertawa dan sering bercanda, tetapi bahagia itu adalah rasa tenang dan ketentraman dalam hati. Inilah tujuan kehidupan seorang muslim di dunia dan Allah turunkan ketenangan pada hati seorang muslim.

هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ

“Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada).” [AL-Fath: 4]

Selain itu terlalu banyak bercanda juga bisa membuat seseorang hilang wibawanya.Pantas saja Umar bin Khatthab radhiallahu ‘anhuberkata,

قال عمر رضي الله عنه: من كثر ضحكه قلت هيبته ومن كثر مزاحه استخف

“Barangsiapa yang banyak tertawa, maka akan sedikit wibawanya. Barangsiapa yang banyak guraunya, maka dengannya dia akan rendah.”[HR. Baihaqi]

Al-Mawardi rahimahullahpernah berkata,

وَأَمَّا الضَّحِكُ فَإِنَّ اعْتِيَادَهُ شَاغِلٌ عَنْ النَّظَرِ فِي الْأُمُورِ الْمُهِمَّةِ ، مُذْهِلٌ عَنْ الْفِكْرِ فِي النَّوَائِبِ الْمُلِمَّةِ. وَلَيْسَ لِمَنْ أَكْثَرَ مِنْهُ هَيْبَةٌ وَلَا وَقَارٌ، وَلَا لِمَنْ وُصِمَ بِهِ خَطَرٌ وَلَا مِقْدَارٌ

“Adapun tertawa, apabila seseorang membiasakannya dan terlalu banyak tertawa, maka hal itu akan melalaikan dan melupakannya dari melihat hal-hal yang penting. Dan orang yang banyak melakukannya, tidak akan memiliki wibawa dan kehormatan. Dan orang yang terkenal dengan hal itu tidak akan memiliki kedudukan dan martabat.”[Adabud-Dunya wad-Din hal.313]

Demikian semoga bermanfaat

@ Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen
Read More...

Artikel Diet

Berikut ini artikel yang saya copast dari fb

‎Anny Wahyuningsih‎ to Surabaya Culinary Diet
31 October at 18:16
"Berhenti makan beras, tepung atau sumber karbohidrat umum lainnya! Kalau Tuhan mau kita makan beras, kita sudah dikasih tembolok dari lahir!"

Tan Shot Yen

Entah kharisma apa yang dimilikinya? Tapi pasiennya rata-rata gak ada yang ngeyel atau mengelak saat ditembak oleh Dr. Tan dengan pertanyaan yang tanarnya lebih mirip tuduhan! Habis mau ngeles gimana? Namanya kepengen sembuh, mending jujur kali ya? Tampaknya itu yang terbersit di pikiran mereka.

Macam-macam 'tuduhan' beliau, mulai dari tidak patuh terhadap menu makan yang disepakati, kemalasan mereka menggerakkan tubuh seperti perintah, atau nekat mengkonsumsi bahan makanan yang dipantangkan bagi mereka.

Yang lebih kacau lagi, saat ia 'mengomeli' seorang pasiennya yang nampaknya terserang stroke dan telah berangsur sembuh namun masih enggan melepaskan diri dari tongkatnya. "Kalau tidak mau lepas dari tongkat ini, secara fisik dan mental kamu merusak tubuh kamu sendiri, coba lepas tongkat itu, lepas!" Saat dilihatnya sang pasien nampak ragu berdiri tanpa ditopang tongkat tersebut.

Kemudian Dr. Tan berbicara macam-macam ke pasiennya untuk menggambarkan kondisi buruk yang mungkin terjadi apabila ia bergantung pada tongkat tersebut, mulai dari penurunan fungsi otot, organ yang terganggu sampai ke masalah psikis di mana ia suatu saat akan menyalahkan lingkungan, mulai dari orang sekitarnya hingga ke anak-anak yang dianggap tidak memperhatikan dirinya.

Entah semburan kalimat itu begitu bombastis atau mengandung mantra, hehe, mendadak sang pasien mampu berdiri tanpa masalah walau tongkat itu telah dilepas.

"Lihat kan! Apa rasanya berdiri tanpa tongkat? Tidak jatuh kan?" tukas dr. Tan puas.

INTEROGASI

Di ruang praktek beliau dengan belasan pasien. Walau bersesak-sesakan di ruang yang kecil, namun tidak ada satupun pasien mengeluh atau protes.

Di sini Dr. Tan, langsung berbicara "Silahkan mengenalkan diri masing-masing dan keluhannya, tapi ingat! Ini bukan ajang curahan hati, cukup kenalkan, sisanya biarkan saya yang berbicara!". Wuih, teknik yang unik.

Perlahan-lahan satu persatu pasien berbicara. Memperkenalkan diri dan kondisi masing-masing. Dr. Tan mendengarkan dengan seksama, lalu ia memberondong pasien tersebut dengan pertanyaan yang sifatnya personal terkait kondisi kesehatan mereka.

Dr. Tan : "Kenapa Anda kesini?"
Pasien : "Saya merasa obesitas, dok.."
Dr. Tan : "Kenapa obesitas?"
Pasien : "Karena keturunan di keluarga saya.."
Dr. Tan : "Nonsens! Kenapa?!" mulai meninggi nadanya
Pasien : "Ngg.. Anu, mm.. makan saya banyak" mulai terintimidasi
Dr. Tan : "Kalau makan bener, banyak juga gak pa-pa! Kenapa?!"
Pasien : "Saya suka makan yang manis-manis, dok"
Dr. Tan : "Nah, itu dia.. Persis!" manggut-manggut puas

"Jangan pernah ada yang bilang, kalau kalian itu sakit karena keturunan, itu mayoritas bohong! Sedikit sekali penyakit yang menurun karena genetika, sedikit!"

Setelah itu Dr. Tan, dengan gaya yang sangat ekspresif memukul meja di depan dan kemudian mencolokkan jari-jari tangannya ke mulut. "Ini yang membuat penyakit seakan-akan muncul di keluarga sebagai penyakit turunan..." katanya setengah membeliakkan matanya "Keluarga, meja makan dan apa yang kalian makan di sana!".

Atau ini..

Dr. Tan : "Kenapa pak?"
Pasien : "Saya darah tinggi, dok.."
Dr. Tan : "Berapa?"
Pasien : "Sekarang sih lagi minum obat jadi 120-80"
Dr. Tan : "Saya tanya nilai kamu, bukan nilai bikinan guru les!"
Pasien : "He?" bingung
Dr. Tan : "Itu kan bikinan dokter kamu? Bukan darah tinggimu.."
Pasien : "Hehe, iya dok.."
Dr. Tan : "Jadi kalau guru lesmu matek, nilai kamu merah lagi?"
Pasien : Tambah bingung
Dr. Tan : "Udah berapa taun minum obat itu"
Pasien : "Lima tahun, dok"
Dr. Tan : "LIMA TAHUN?! Dan gak ada kemajuan, begitu-begitu saja?"
Pasien : "Iya dok, tapi memang gak pernah melonjak lagi.."
Dr. Tan : "Guob* sisan!!!" *membentak sembari memukul meja

Kemudian sambil marah-marah pada dirinya sendiri ia mengungkapkan keheranannya pada pasien yang mau saja berobat bertahun-tahun pada seorang dokter tapi tidak menunjukkan gejala perbaikan, hanya berada pada posisi stagnan. Dan pasien itu sudah cukup puas.

"Itu sebabnya pasien yang kena darah tinggi, 'matek'-nya rata-rata bukan karena darah tingginya, tapi karena liver atau ginjalnya ngambek! Lha wong bertahun-tahun harus menelan racun. Yang konyol ya, pasiennya.. Kok mau? Dan dokternya juga.. Kok tega?"

Ia menuding lagi ke bapak pasien darah tinggi tadi. "5 tahun ke dokter itu, pernah ndak, bapak dikasih tau, kenapa sakit darah tinggi bisa terjadi? Dan apa langkah pencegahannya agar tidak sampai sakit, selain minum obat?" Ketika sang bapak menggeleng, Dr. Tan menghembuskan nafas kesal dan membanting tubuhnya ke senderan kursi.

"Persis! Guo* tenan!"

BUKAN SPESIALIS

Tapi bukan berarti dokter satu ini lebih banyak mengomel dan memaki. Ia sangat taktis dalam memberikan penjelasan beragam penyakit yang diderita pasiennya. Begitu taktisnya sampai orang paling awam pun rasanya bisa mengerti dengan cukup mudah apa yang dimaksud oleh beliau.

Bandingkan dengan mayoritas oknum dokter yang cuma mendengar keluhan pasien, tanpa melihat mata pasien, kemudian menuliskan resep, tanpa melihat mata, lalu mempersilahkan pasien keluar ruangan, masih dengan tanpa melihat mata.

Dr. Tan lain, ia bahkan memberikan bahasa tubuh yang sangat teatrikal untuk menggambarkan kondisi tubuh yang mengalami masalah, ia juga tidak ragu-ragu berteriak kecewa, gembira atas reaksi juga jawaban pasien yang sesuai atau tidak dengan harapannya. Sebenarnya mengasyikan sekali melihat dokter satu ini saat berpraktek.

"Bawa saja, bagian tubuh Anda yang sakit itu ke bengkel Astra, minta dibetulin di sana, kalau sudah balikin dan pasang lagi" Tiba-tiba salah satu kalimat pedas Dr. Tan memutus lamunan saya. Ada apa nih?

"Salah satu puncak kegob***an dunia kedokteran adalah maraknya spesialisasi ini dan itu di sana-sini. Lalu pasien yang dateng ke mereka diperlakukan layaknya onderdil mobil, dikerjakan satu persatu apabila rusak, bukannya dilihat sebagai satu kesatuan sistem, kapan mau sembuh beneran?" Omelnya dengan nada sangat keras.

Kemudian ia menjelaskan secara sistematis, mengapa tubuh manusia tidak sepatutnya dilihat dari organ per organ.

Penyumbatan koroner jantung misalnya, tidak bisa tidak, penyebabnya hampir 100 persen berasal dari makanan, tapi setiap kali pasien penderita jantung koroner pergi menjalani operasi bedah jantung, entah di pasang ring atau treatment lainnya, jarang sekali dokter jantung yang memberikan tuntunan panduan makan secara cermat kepada pasien.

Paling-paling pekerjaan ini dilempar ke dokter ahli gizi, yang kita semua tahu mayoritas cuma bisa memberikan resep langsing bukannya resep untuk hidup sehat.

(Kalau yang satu ini saya punya pengalaman pribadi, waktu diajak bekerja sama oleh salah satu dokter gizi kondang di Jakarta. Waktu saya sodorkan pola makan anti stres dengan manipulasi bahan makanan terkait dengan produksi zatneurotransmitter.

Dokter itu terbengong-bengong, "Wah, saya mah taunya cuma bikin orang langsing doang. Gak tau nih begini-beginian?" Yak ampun? Saya ini bukan ahli gizi, mosok lebih tau konsep food therapy ketimbang dia?)

Jadi kembali ke kasus Dr. Tan tadi. Bagaimana seorang pasien bisa sembuh secara paripurna, kalau dokternya aja saling lempar-lemparan kasus? Ia sekali lagi memaki konsep spesialisisasi secara sembarang di dunia kedokteran.

"Makanya kalau ada orang tanya saya ini spesialisasi apa? Saya jawab, saya bukan mekanik bengkel, saya dokter!" Ini adalah salah satu kalimat pedas dari beliau yang diucapkan saat dulu pertama bertemu saya.

MAKAN SEHAT & BERGERAK

Akhirnya Dr. Tan memberikan resep sehat bagi setiap pasiennya. Bukan, beliau bukan mencatat kalimat-kalimat berbahasa latin untuk diteruskan ke apoteker dan diubah menjadi tablet, pil, salep atau obat cair, tidak! Resep yang ditulis oleh Dr. Tan, jangankan seorang apoteker, seorang tukang sayur yang biasa mampir ke rumah Anda pagi-pagi pun bisa mengerti.

"Jangan ada yang protes, makanan yang saya rujuk ini bisa membuat Anda menikmati hidup atau tidak! Kalau mau sembuh, ya? Anda-Anda ini terlihat sekali adalah orang yang sudah hampir seumur hidup menikmati hidup dengan memanjakan lidah ke makanan yang enak, tapi salah!" Dr. Tan sudah menekankan konsep ini di awal pemberian resep hidup sehatnya.

"Sekarang Anda harus membayar harga nikmat tapi mematikan tersebut dengan berdisiplin mengikuti apa yang saya berikan" Tukasnya dengan tatapan tajam.

Apa yang diminta oleh Dr. Tan sangatlah sederhana untuk dimengerti dan dilakukan, tapi bagi para so called 'penikmat hidup', pastilah sangat berat untuk dituruti.

Saran beliau :

1. "tidak ada gula!"

Orang sering dengan bodohnya mengira bahwa penumpukan lemak itu lahir akibat konsumsi lemak yang berlebihan. Padahal Dr. Tan mengatakan, "Manusia itu punya threshold untuk lemak, yaitu rasa mual dan muak. Jarang ada manusia yang mengkonsumsi lemak lebih banyak dari kemampuan tubuhnya menerima".

Penumpukan lemak dalam tubuh kita, mayoritas lebih kepada konsumsi gula yang berlebihan dalam segala bentuk.

Kandungan gula yang terlalu tinggi membuat tubuh mengeluarkan insulin berlebihan untuk menormalkan lonjakan gula darah dan mengakibatkan kelenjar pankreas lelah.

Kerusakan pankreas membuat penyakit degeneratif yang sangat populer, Diabetes.

2. "buah dan sayur sebagai sumber karbohidrat"

"Berhenti makan beras, tepung atau sumber karbohidrat umum lainnya! Kalau Tuhan mau kita makan beras, kita sudah dikasih tembolok dari lahir!"

Masih terkait dengan apa yang diutarakan sebagai konsumsi gula berlebihan, Dr. Tan menekankan pada karbohidrat akan berubah menjadi gula, dimana cadangan gula yang berlebihan akan segera ditransformasikan oleh tubuh dalam bentuk glikogen (disimpan dalam hati - otot) serta trigliserida (lemak).

Angka trigliserida tinggi adalah sumber obesitas yang sekarang semakin marak menyerang kehidupan manusia.

"Jangan panik, dengan bilang, kalau gak makan nasi badan saya lemas" Tukasnya sebelum ada pasien yang protes. "Tubuh Anda membangun kebiasaan, bukan memenuhi kebutuhan.

Pernah liat orang yang habis makan, makanan Padang? Setelah dua jam, bukannya semakin kuat, mereka malah menjadi mengantuk! So, Anda bilang Anda lemas, kalau tidak makan nasi?"

Dr. Tan memberikan daftar penggantinya segera. Buah dan sayur sebagai sumber karbohidrat. Ia menyajikan urutan buah-buah yang memiliki kandungan fructose -gula alami buah- aman. Ia juga menekankan cara menyajikan sayuran yang baik.

"Jangan bilang Anda sudah makan sayur kalau yang dimakan sayur bening atau sayur cap cay, itu bukan sayur, itu sampah dalam bentuk sayur!" Ucapnya dalam nada tinggi.

"Sayur dimasak sudah pasti enzyme-nya mati, gak ada gunanya buat tubuh, paling cuma serat-seratnya aja. Makan sayuran mentah yang dicuci bersih, kalau takut sama pestisida, ya beli yang organic atau tanam sendiri di depan rumah!"

3. tidak ada susu binatang

"Sapi itu begitu anaknya sudah bisa berjalan, ia akan segera berenti menyusui dan membiarkan anaknya mencari makan sendiri, manusia itu satu-satunya species yang cukup gob*** untuk mati-matian mencari susu spesies lain dan merasa membutuhkannya".

Ia kemudian menyambung lagi, "Anak kecil di atas usia 2 tahun dipaksa minum susu, orang tuanya tidak sadar bahwa anak itu akan mengalami kesulitan pencernaan, karena cadangan enzyme-nya akan terkuras untuk mencerna bahan makanan yang semestinya tidak ia konsumsi lagi".

Pendapat yang sejalan dengan apa yang diungkapkan oleh Hiromi Shinya tentang Enzyme pangkal atau miskonsepsi dimana intoleransi laktosa kadang dianggap tidak ada saat sang anak tidak mencret waktu minum susu. Padahal sang anak menunjukan gejala alergi lain, infeksi kulit, eksim, gatal-gatal, sembelit, obesitas, mudah terserang penyakit hingga asma.

Saya sih sudah tahu persis fakta bahaya susu sapi. Dari sisilactose intolerant, casein, non absorb calcium juga gak ada guna-gunanya sedikitpun bagi tubuh. Tapi orang lain?

Fakta satu ini membuat mereka terkaget-kaget. Maklum jor-joran uang yang digelontorkan pabrikan susu memang membuat kampanye kebutuhan manusia terhadap cairan produksi binatang ini terasa begitu membahana dan menguasai kehidupan kita.

"Kurang apa kalau kita gak minum susu? Kalsium? Bohong pabrikan itu, kalau gak minum susu kita kekurangan kalsium. Kalsium di susu sapi gak bisa diserap tubuh manusia, titik!" Ia kemudian menunjukan fakta kelicikan produsen susu untuk berkelit dari upaya penipuan saat orang yang minum susu tetap terserang osteoporosis.

"Pasti ada tulisan kecil, sangat kecil, di salah satu sudut kotak atau kaleng susu, yang menuliskan kalimat semacam 'Harus disertai dengan aktivitas fisik yang rutin', jadi mereka bisa mengelak dari pasal penipuan ke masyarakat". Ia juga menertawakan satu produsen susu sapi yang begitu gencar memasarkan produk susu kalsium tapi diembel-embeli dengan kalimat 'berjalan 10.000 langkah perhari'.

"Anda mau nyuruh kakek-nenek yang renta berjalan 10 kilometer sehari? Gak keropos bener, tapi yang ada mereka matek, kecape'an" ujarnya dengan logat Jawa sangat kental.

4. "banyak bergerak"

Sistem limfatik tubuh cuma bisa berfungsi kalau kita bergerak dengan baik.

Usaha mati-matian di satu sisi tapi melewatkan sisi yang lain, adalah upaya yang kadang tidak membuahkan hasil maksimal. Menjaga makanan tanpa pernah aktif menggerakan tubuh secara benar akan membuat fitalitas kita terganggu. Demikian pula hal sebaliknya.

KESEMBUHAN HAKIKI

Dr. Tan ini Berhadapan dengan segerombolan pasien yang telah menyia-nyiakan kesehatan mereka dengan berbagai cara, ia harus berlaku keras dan kejam, untuk membuat pasiennya sadar dan mengubah gaya hidup mereka sesuai dengan kebutuhan. "Kita boleh dibilang galak dan saklek. Tapi kalau mau merubah kebiasaan buruk orang, kita gak boleh kompromi.

Terserah mereka mau melakukan atau tidak, it's a matter of choice kok" Benar! If you don't like what we do, don't come to us, but if you think what we do can help you, so come!. Sederhana kan?

Kesehatan itu harus bersifat hakiki. Kalau kita sakit, harus dicari penyebabnya, bukan cuma gejalanya yang diatasi, itu bukan penyembuhan, tapi mengulur-ngulur permasalahan"

Ia mengarahkan padangannya kepada bapak yang terkena darah tinggi tadi.

Dr. Tan Shot Yen
Adalah salah satu ikon dunia kesehatan kelas utama di Indonesia, terutama saat pengobatan naturopati mulai mewabah akibat menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pengobatan konvensional.

Metodenya yang unik namun ampuh membuat pasien beliau berkembang layaknya bilangan yang dipangkatkan dari waktu ke waktu. Belum lagi tulisan-tulisannya yang trengginas serta mengena bagi banyak pihak, membuat gaung nama beliau makin menggema di seantero jagad negeri ini. To make things even bolder, buku yang ditulisnya menjadi salah satu mega seller di negeri ini.

Mega seller?

Ya, kalau dihitung sebagai buku kesehatan, sebuah subjek non populer di negara ini. Sebuah bukti bahwa ilmu yang disandangnya dipandang sangat berguna oleh beragam pihak.

Alamat praktek:
Komplek Perkantoran CBD - BSD City Sektor 3.3 Blok G No. 22
(Ruko Sebelah Teraskota) - Serpong

Telp. (021) 531 64347 atau hp. 0856 271 2067

Mohon maaf panjang banget, tapi sangat bermanfaat.

Sebuah note dari Dewi Susi Ana
Read More...

Saturday, October 27, 2018

Benarkah “Mengobati Orang Sakit Dengan Sedekah

Copast artikel lagi dah

# Benarkah “Mengobati Orang Sakit Dengan Sedekah”?

Hadits " obatilah orang sakit dengan sedekah" haditsnya dhaif, tetapi maknanya benar. Ada hadits lainnya sebagai dalil"

Ungkapan ini sedang berkembang dan populer, apalagi ada ungkapan: memperbanyak sedekah atau memindahkan penyakit dengan bersedekah kambing. Apakah hal ini benar? Berikut pembahasannya

Sumber ungkapan ini adalah hadits yang diperselisihkan oleh ulama mengenai keshahihannya yaitu,

حصنوا أموالكم بالزكاة، وداووا مرضاكم بالصدقة، وأعدوا للبلاء الدعاء

“jagalah harta kalian dengan zakat,OBATILAH ORANG YANG SAKIT DI ANTARA KALIAN DENGAN SEDEKAHdan tolaklah bala’ dengan doa”[1]

Syaikh Al-Albani rahimahullahberkata,

( ضعيف جدا ) انظر حديث رقم : 2724 في ضعيف الجامع

“lemah sekali, lihat hadist no. 2724 dalam dhaif Al-jaami’”[2]

Syaikh Abdullah Al-Jibrin rahimahullah berkata,

هذا الحديث رواه أبو نعيم في الحلية في ترجمة الأسود النخعي ثم رواه في ترجمة إبراهيم النخعي عن موسى بن عمير عن الحكم عن إبراهيم عن الأسود عن عبد الله بن مسعود قال: قال رسول الله – صلى الله عليه وسلم – حصنوا أموالكم بالزكاة، وداووا مرضاكم بالصدقة، وأعدوا للبلاء الدعاء ثم قال: غريب من حديث إبراهيم والحكم تفرد به موسىومن هذه الطرق والمتابعات يعلم أنه حديث له أص

“Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah pada biografi Al-Aswad An-Nakha’i kemudian ia meriwayatkan pada biografi Ibrahim An-nakha’i dari Musa dari ‘Umair dari Al-Hakam dari Ibrahim dari Al-Aswad dari Ibnu Mas’ud, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,” jagalah harta kalian dengan zakat, obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah dan tolaklah bala’ dengan doa”, kemudian ia berkata, gharib dari hadits Ibrahim dan Al-Hakam dimana Musa bersendirian meriwayatkan. Dari berbagai jalan dan mutabi’-nya, diketahui bahwa hadits ini memiliki asal.”[3]

Makna ungkapan tersebut benar

Seandainya kita ambil bahwa hadits tersebut dhaif, akan tetapi makna hadits tersebut benar. Yaitu bisa jadi sakitnya adalah hukuman disebabkan dosanya, dan dosa bisa dihapus dengan sedekah.

Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

فِتْنَةُ الرَّجُلِ فِي أَهْلِهِ وَ مَالِهِ وَ نَفْسِهِ وَ وَلَدِهِ وَ جَارِهِ يُكَفِّرُهَا الصِّيَامُ وَالصَّلاَةُ وَالصَّدَقَةُ وَاْلأَمْرُ بِالْمَعْرُوْفِ وَالنَّهْيُ عَنِ الْمُنْكَرِ

“Ujian yang menimpa seseorang pada keluarga, harta, jiwa, anak, dan tetangganya bisa dihapus dengan puasa, shalat, sedekah, dan amar makruf nahi munkar.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Al-Lajnah Ad-Da’imah (semacam MUI di saudi) mengeluarkan fatwa mengenai hadits tersebut,

الحديث المذكور غير صحيح ، ولكن لا حرج في الصدقة عن المريض تقربا إلى الله عز وجل ، ورجاء أن يشفيه الله بذلك ؛ لعموم الأدلة الدالة على فضل الصدقة ، وأنها تطفئ الخطيئة وتدفع ميتة السوء

“Hadits tersebut tidak shahih, akan tetapi tidak mengapa bersedekah untuk (kesembuhan) orang yang sakit sebagai bentuk taqarrub kepada Allah ‘Azza wa Jalla, dalam rangka mengharap agar Allah menyembuhkannya dengan sedekah tersebut, karena keumuman dalil yang menunjukkan tentang keutamaan sedekah bahwasanya sedekah menghapuskan dosa dan mencegah kematian yang jelek.”[4]

Syaikh Abdullah Al-Jibrin rahimahullah berkata,

، ومعناه أن الصدقة علاج نافع مفيد يشفي الأمراض ويخفف الأسقام، ويؤيده قول النبي – صلى الله عليه وسلم – (( الصدقة تطفئ الخطيئة كما يطفئ الماء النار )) فلعل بعض الأمراض تحدث عقوبة على ذنب أصابه المريض ، فمتى تصدق عنه أهله زالت الخطيئة، فزال سبب المرض ، أو أن الصدقة تكتب له حسنات، فينشط قلبه بها ويخف مع ذلك ألم المرض، والله أعلم.

“Maknanya bahwa sedekah adalah pengobatan yang bermanfaat dan berguna untuk menyembuhkan orang yang sakit serta meringankan rasa sakit (keluhan), hal ini dikuatkan dengan hadits Rasulullah Shallallhu ‘alaihi wa salllam, “Sedekah bisa menhapuskan dosa sebagaimana air mematikan api”.Bisa jadi sebagian penyakit yang menimpanya adalah hukuman atas dosa yang dilakukan oleh yang sakit. Maka ketika keluarganya mensedekahkan untuknya, hilanglah dosanya, maka hilanglah sebab penyakitnya, atau dengan sedekah ditulis baginya kebaikan-kebaikan, maka hatinya akan bersemangat dan menjadi ringan rasa sakitnya. Wallahu a’lam”.[5]

Abdur Ra’uf Al-Munawi rahimahullah berkata,

قال المناوي: “أمر بمداواة المرضى بالصدقة، …وقد جرَّب ذلك الموفقون، فوجدوا الأدوية الروحانية تفعل ما لا تفعله الأدوية الحسيَّة

“Orang yang sakit diperintahkan sering-sering bersedekah… hal ini sudah terbukti bagi yang telah berhasil, mereka mendapatinya sebagai obat (penyembuh) ruhaniyah yang ampuh dimana tidak didapatkan pada obat biasa.”[6]

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

“إن للصدقة تأثيرا عجيبا في دفع أنواع البلاء، ولو كانت من فاجر أو من ظالم، بل من كافر، فإن الله تعالى يدفع بها عنه أنواعا من البلاء، وهذا أمر معلوم عند الناس خاصتهم وعامتهم، وأهل الأرض كلهم مقرون به؛ لأنهم جرَّبوه”

“Sedekah memiliki pengaruh yang ajaib dalam mencegah berbagai bala’, walaupun sedekah dari seorang fajir (ahli maksiat) atau dzalim bahkan dari orang kafir. Karena Allah mencegah dengan sedekah berbagai bala’. Hal ini telah diketahui oleh manusia baik yang awam ataupun tidak. Penduduk bumi mengakui hal ini karena mereja telah membuktikannya.”[7]

Semoga bermanfaat, Alhamdulillah.

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Artikel www.Muslimafiyah.com
Read More...

Hukum Ucapan: “Jenazah Sulit dikubur karena Pemakan Riba”

Copast lagi ya gan...

# Hukum Ucapan: “Jenazah Sulit dikubur karena Pemakan Riba”

Terkadang kita mendengar ungkapan atau bahkan menjadi judul utama majalah atau film:

“Jenazah Sulit dikubur karena dosa Riba”

“Jenazah sulit dikubur karena menolak keras poligami”

“Muncul ular di kubur karena semasa hidup lintah darat pemakan riba”

Bahkan sempat menjadi trend dan untuk “lucu-lucuan” diplesetkan seperti:

“Mempersulit mahasiswa, dosen susah dikebumikan”

“Sering ngeyel debat paslon, jenazah sulit dikebumikan”

“Sering mengolok yang minum kopi pakai gula, jenazah sulit dikebumikan”

“Sering mengedit cover majalah H******, jenazah sulit dikebumikan”

Pernyataan di atas tidak dibenarkan dengan alasan:

1) MEMASTIKAN sebab “sulit dikuburkan” adalah karena dosa ini dan dosa itu. Hal Ini termasuk menebak-nebak hal ghaib yang dilarang agama. Bisa jadi memang orang tersebut banyak melakukan dosa riba dan terkenal lintah darat paling besar saat hidup, akan tetapi memastikan sebab adzab tersebut karena dosa ini dan dosa itu adalah termasuk menebak hal ghaib.

2) Mesikpun ia pelaku dosa besar (misalnya riba) semasa hidupnya, bisa jadi adzab yang disegerakan tersebut karena dosa lain yang lebih besar dan kebanyakan manusia tidak mengetahuinya, misalnya dosa syirik, dosa durhaka kepada orang tua, dosa sihir.

3) Terkadang diplesetkan dengan maksud main-main dan bercanda, maka ini termasuk mengolok-olok dan bercanda dengan materi agama yang tidak diperbolehkan bahkan termasuk pembatal keIslaman

Catatan:

1) Menebak-nebak hal ghaib tidak diperbolehkan karena hanya Allah yang tahu hal ghaib, kecuali dari beberapa hamba-Nya yang telah diberitahu oleh Allah.

Allah berfirman,

عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَدًا﴿٢٦﴾إِلَّا مَنِ ارْتَضَىٰ مِنْ رَسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا

“(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridahiNya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan belakangnya” (al-Jin/ : 26-27)

2) Memang TERKADANG Allah memperlihatkan hal-hal ghaib kepada hamba-hambanya, semisal adzab kubur yang terlihat oleh manusia berupa mayat yang rusak dan keadaan kubur yang tidak seperti biasanya.

Ibnu Abil ‘Izzi menjelaskan,

وقد أرانا الله عز وجل في هذه الدار من عجائب قدرته ما هو أبلغ من هذا بكثير، وإذا شاء الله أن يطلع على ذلك بعض عباده أطلعه وغيبه عن غيره

“Terkadang Allah perlihatkan di dunia ini (adzab kubur) berupa hal-hal ajaib dengan kemampuan-Nya dan hal ini lebih memberikan penaruh lebih banyak. Allah mampu menampakkan hal ini pada sebagian hamba-Nya dan tidak menampakkan pada lainnya.” (Syarh Aqidah At-Thahawiyah)

3) Mengolok-olok agama dan menjadikan sebagai bahan candaan sangat terlarang.

Allah berfirman,

ﻭَﻟَﺌِﻦ ﺳَﺄَﻟْﺘَﻬُﻢْ ﻟَﻴَﻘُﻮﻟُﻦَّ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻛُﻨَّﺎ ﻧَﺨُﻮﺽُ ﻭَﻧَﻠْﻌَﺐُ ۚ ﻗُﻞْ ﺃَﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺁﻳَﺎﺗِﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟِﻪِ ﻛُﻨﺘُﻢْ ﺗَﺴْﺘَﻬْﺰِﺋُﻮﻥَ ﻟَﺎ ﺗَﻌْﺘَﺬِﺭُﻭﺍ ﻗَﺪْ ﻛَﻔَﺮْﺗُﻢ ﺑَﻌْﺪَ ﺇِﻳﻤَﺎﻧِﻜُﻢْ

“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa
yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya BERSENDA GURAU dan BERMAIN-MAIN saja”.
Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu BEROLOK-OLOK?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman… (At Taubah : 65-66)

Demikian semoga bermanfaat

@ Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com
Read More...

Penghuni Neraka Meminta Kematian

Berikut ini artikel yang saya copas dari fb, silahkan dibaca-baca
.
-Karena pedihnya siksaan neraka (siksaan teringan adalah memakai sandal dari api dan otaknya mendidih, waliyadzu billah), penduduk neraka meminta kematian
.
-Mereka menyeru kepada penjaga neraka dan baru dijawab setelah 40 tahun (1 hari akhirat= 1000 tahun bumi, silahkan bayangkan lama responnya)
.
-Tidak ada kematian lagi di akhirat, karena kematian telah disembelih dalam bentuk kambing antara surga dan neraka dan diumumkan tidak ada lagi kematian setelah ini. Kekal selama-lamanya
.
-Penyembelihan ini terjadi setelah semua penghuni neraka yang masih memiliki keimanan keluar dari neraka (sementara di neraka), sehingga yang tersisa hanya penghuni neraka yang kekal di dalamnya.
.
Semoga kita dijauhkan sejauh-jauhnya dari siksa neraka
.
Peghuni neraka berkata:
.
“Mereka berseru: “Hai Malik biarlah Rabbmu membunuh kami saja”. Dia menjawab: “Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)”. (Az-Zukhruf: 77)
.
Muhammad Fairuz Abadi rahimahullah membawakan tafsir Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma,
.
“Tatkala kesabaran mereka menipis, mereka menyeru kepada penjaga neraka “biarlah Rabbmu membunuh kami saja”, maka malaikat Malik menjawab setelah 40 tahun (1 hari akhirat sama dengan 1000 tahun dunia, pent), “kalian tetap tinggal” yaitu tetap berada dalam azab tidak akan dikeluarkan.”[1]
.
Baca selengkapnya ا:
.
http://muslimafiyah.com/penghuni-neraka-meminta-kematian.ht…

Penyusun: Raehanul Bahraen

Read More...

Monday, October 15, 2018

Mari Belajar Membaca Al-Quran dan Makharijul Huruf

Kali ini seperti biasa saya copaskan sesuatu bagi pembaca sekalian, silahkan dibaca ya.



Mari Belajar Membaca Al-Quran dan Makharijul Huruf

Saudaraku
Mari belajar cara membaca Al-Quran yang benar
Belajar tahsin dasar dan makharijul huruf
Yaitu hukum-hukum dasar membaca Al-Quran
Membedakan huruf yang satu dengan yang lain
Bagaimana beda huruf (ه), (ح) dan (خ)
Bagaimana beda (س) dan (ص) atau (ذ), (ز) dan (ظ)
Dan lain-lain

Jika tidak bisa membedakan
Ini termasuk lahn Jaliy
Yaitu kesalahan membaca
YANG BISA SAMPAI TINGKATAN
MENGUBAH ARTI dan MERUSAK MAKNA

Contoh lahn jaliy yaitu:
ﻭﺿﻊ ﺣﺮﻑ ﻣﻜﺎﻥ ﺣﺮﻑ

"Membaca huruf dengan bacaan huruf yang lain"

Jangan sampai kita membaca Al-Quran
Dengan arti dan makna yang salah

Allah perintahkan kita membaca Al-Quran dengan tartil
Allah berfirman,

ﻭَﺭَﺗِّﻞِ ﺍﻟْﻘُﺮْﺀَﺍﻥَ ﺗَﺮْﺗِﻴﻼ

"Dan bacalah al-Qur’an itu dengan tartil." (Al-Muzammil: 4)

Al-Qurthubi menjelaskan salah satu maksudnya adalah membaca dengan jelas dan perlahan. Beliau berkata

: ورتل القرآن ترتيلا أي لا تعجل بقراءة القرآن بل اقرأه في مهل وبيان مع تدبر المعاني . وقال الضحاك : اقرأه حرفا حرفا .

"Yaitu tidak terburu-buru membaca Al-Quran, tapi bacalah dengan perlahan, jelas dan mentadabburi maknanya. Ad-Dhahak berkata: 'bacalah huruf per huruf (dengan jelas)'". [lihat Tafsir Al-Qurthubi]

Jangan khawatir jika salah membaca Al-Quran
Selama kita terus belajar
Senantiasa bertekad mempelajarinya
Kita akan mendapat dua pahala

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳَﻘْﺮَﺃُ ﺍﻟﻘُﺮْﺁﻥَ ﻭَﻫُﻮَ ﻣَﺎﻫِﺮٌ ﺑِﻪِ ﻣَﻊَ ﺍﻟﺴَّﻔَﺮَﺓِ ﺍﻟﻜِﺮَﺍﻡِ ﺍﻟﺒَﺮَﺭَﺓِ، ﻭَﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳَﻘْﺮَﺃُ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻭَﻳَﺘَﺘَﻌْﺘَﻊُ ﻓِﻴﻪِ ﻭَﻫُﻮَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺷَﺎﻕٌّ ﻟَﻪُ ﺃﺟْﺮَﺍﻥِ

“Orang yang mahir membaca Al-Qur’an, dia berada bersama para malaikat yang terhormat dan orang yang terbata-bata di dalam membaca Al-Qur’an serta mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala” [HR. Muslim]

Apabila kita membaca per huruf dengan jelas
dan sesuai makharajnya, akan terhitung pahala

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

ﻣﻦ ﻗﺮﺃ ﺣﺮﻓًﺎ ﻣﻦ ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻠﻪ ﺑﻪ ﺣﺴﻨﺔ ﻭﺍﻟﺤﺴﻨﺔ ﺑﻌﺸﺮ ﺃﻣﺜﺎﻟﻬﺎ ﻻ ﺃﻗﻮﻝ ﺍﻟﻢ ﺣﺮﻑ ﻭﻟﻜﻦ ﺃﻟﻒ ﺣﺮﻑ ﻭﻻﻡ ﺣﺮﻑ ﻭﻣﻴﻢ ﺣﺮﻑ

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan akan dilipatkan menjadi sepuluh kali lipat yang semisal dengannya. Aku tidaklah mengatakan Alif Lam Mim satu huruf melainkan alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf” [HR. Bukhari]

Demikian semoga bermanfaat dan semoga kita semua dimudahkan membaca Al-Quran dengan benar

copas dari tikel www.muslimafiyah.com

Read More...

Mod Truk Hino


Mod yang menurut saya sangat ciamik di tengah mod-mod sale ETES2, model truk yang sangat familiar di dalam kehidupan orang Indonesia kini bisa kalian nikmati dalam ETS2 versi 30, namun walaupun mod ini statusnya free, harap selalu menjaga apa yang menjadi amanah dari si pembuat, yaitu seperti yang tertera pada video ini, untuk tidak menyampaikan informasi terkait password, karena password sudah ada dalam video tersebut, so bagi kalian yang penasaran gimana sensasi mengendarai dalam dunia Per ets 2an, langsung saja menuju link video tersebut. Mod seperti tampak pada viceo dapat dimodifikasi sedemikian rupa yang terdiri dari berbagai macam pilihan yang sangat kental dengan citarasa lokal Indonesia, misalnya truk bak pasir lengkap dengan terpal birunya, truk pengangkut besi, dan lain sebagainya. top lah.


Bung Win
Published on Oct 15, 2018
Link mod dutro https://drive.google.com/file/d/1i76h...

Password ada di dalam video ini

Nb : jangan memberitahu password ke pada siapapun...

SILAHKAN SUBSCRIBE UNTUK DAPAT UPDATE MOD SELANJUTNYA.
Mod ini di tes pada game versi 1.30
Beli di dealer MERCEDES
Category

video https://www.youtube.com/watch?v=DkKHN7frOEU&feature=youtu.be

link
Read More...

Saturday, October 13, 2018

Map Sumater Island

Entah ini map yang bentuknya bagaiman, untuk versi berapa, silahkan dicoba sendiri ya gan, kalo ga sempet nyoba dicari sendiri di youtube ya gan.


https://drive.google.com/drive/folders/1-HLctz3S9laXQ0hOE8vEk9UGNauqMUY9
Read More...

Thursday, October 4, 2018

Jangan Pernah Mencela Angin dan Masa/Waktu .

Pernah saya posting sebenarnya.

Jangan Pernah Mencela Angin dan Masa/Waktu
.
#IndonesiaBertahid
.
-Bro, pernah denger gak yang komentar gini:
"Angin sialan, gak tahu waktu, tiba-tiba aja kenceng, mata gue sampe kelilipan"
.
"Hujan ini memang kagak pengertian, turun mendadak, gue jadi gak bisa berangkat, mana hari ini ujian lagi"
.
"Sial amat siang ini, super panas dah, gak bisa ngapa-ngapain gue, cuma depan kipas angin aja bisanya"
.
-Bukan apa-apa bro, ni dibahas dalam pelajaran TAUHID, yaitu "larangan mencela masa dan waktu"
.
-Ini termasuk yang mengurangi TAUHID kita, kalo pengen bercita-cita masuk surga tanpa hisab dan adzab, ni Tauhid perlu dijaga bener
.
-Nah, kalau TAUHID berkurang dan tidak dijaga dengan ilmu dan amal, bisa buyar harapan salah satu cita-cita tertinggi kita: masuk surga tanpa hisab
.
-Kenapa sih dilarang, gini bro, angin dan masa adalah perbuatan Allah dan Allah sendiri yang menekankan untuk hal ini dalam sebuah hadits
.
”Allah ’Azza wa Jalla berfirman,’Aku disakiti oleh anak Adam. Dia mencela waktu, padahal Aku adalah (pengatur) waktu, Akulah yang membolak-balikkan malam dan siang.” (HR. Muslim no. 6000)
.
-Mencela dan memakinya sama saja memaki perbuatan Allah yang menciptakan dan mengarahkan angin serta masa
.
-Sebenarnya semua takdir dan kejadian di semesta ini adalah perbuatan Allah, akan tetapi khusus angin dan masa sering jadi "sasaran umpatan dan makian" manusia yang kurang berilmu, dan termasuk kebiasaan orang Arab dahulunya mencela (masa) waktu dan dikaitkan dengan musibah
.
-Memang kelihatannya sepele bro, tapi kadang hal-hal sepele memang bisa berakibat fatal. Sepele bagi yang tidak berilmu dan tidak tahu
.
-Nah, yuk dakwahkan terus TAUHID kepada orang-orang terdekat kita dan keluarga tercinta, agat sama-sama bisa masuk surga tanpa hisab dan adzab, kemudian dakwah ke masyarakat
.
Baca Selengkapnya ا:
muslimafiyah.com/jangan-pernah-mencela-angin-dan-masawaktu.…

.
Penyusun: Raehanul Bahraen
Read More...

# Sering Terjadi Gempa, Pertanda Kiamat?

Copast lagi

# Sering Terjadi Gempa, Pertanda Kiamat?

Salah satu tanda kiamat dan akhir zaman adalah banyaknya terjadi gempa bumi. Terdapat beberapa nash yang menjelaskan hal ini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَكْثُرَ الزَّلاَزِلُ

‘Tidak akan tiba hari Kiamat hingga banyak terjadi gempa bumi.” (HR. Bukhari)

Dalam riwayat yang lain disebutkan gempa bumi terjadi dalam waktu yang cukup lama selama beberapa tahun.

Dari sahabat Salamah bin Nufail as-Sakuni radhiallahu ‘anhu, beliau berkata,

كُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. (وَذَكَرَ الْحَدِيْثَ وَفِيْهِ) وَبَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ مُوتَانٌ شَدِيدٌ وَبَعْدَهُ سَنَوَاتُ الزَّلاَزِلِ

“Kami pernah duduk-duduk bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam… (lalu beliau menuturkan haditsnya) dan sebelum Kiamat ada dua kematian yang sangat dahsyat, dan setelahnya terjadi tahun-tahun yang dipenuhi dengan gempa bumi.” (HR. Ibnu Majah, shahih)

Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan gempa bumi terjadi hampir di seluruh penjuru bumi. Beliau berkata,

قد وقع في كثير من البلاد الشمالية والشرقية والغربية كثير من الزلازل، ولكن الذي يظهر أن المراد بكثرتها: شمولها، ودوامها

“Sungguh gempa banyak terjadi pada negara-negara di utara, timur dan barat, namun yang nampak dari maksudnya lafadz ‘banyak’ adalah mencakup keseluruhan dan terjadi terus-menerus.” (Fahul Bari 31/93-94)

Apabila kita mendengar kabar adanya orang yang terperosok ke dalam belahan bumi akibat gempa yang dahsyat, maka ini juga termasuk tanda dekatnya hari kiamat.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ مَسْخٌ وَخَسْفٌ وَقَذْفٌ

“Menjelang tibanya hari Kiamat akan ada (orang-orang) yang dirubah bentuknya, ditenggelamkan ke dalam bumi, dan dilempari batu.” (HR. Ibnu Majah, shahih)

Secara umum tanda kiamatadalah terjadinya gempa bersama bencana dan masalah-masalah yang besar.

Abdullah bin Hawalahradhiallahu ‘anhu berkata,

وَضَعَ رَسُـوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَيْ عَلَى رَأْسِي -أَوْ عَلىَ هَامَتِي- فَقَالَ: يَا ابْـنَ حَوَالَةَ! إِذَا رَأَيْتَ الْخِلاَفَةَ قَدْ نَزَلَتِ الأَرْضَ الْمُقَدَّسَةَ، فَقَدْ دَنَتِ الزَّلاَزِلُ وَالْبَلاَيَـا وَاْلأُمُورُ الْعِظَامُ، وَالسَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ أَقْرَبُ إِلَى النَّاسِ مِنْ يَدَيَّ هَذِهِ مِنْ رَأْسِكَ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan kedua tangannya di atas kepalaku, lalu beliau berkata, ‘Wahai Ibnu Hawalah! Jika engkau melihat kekhilafahan telah turun di atas bumi-bumi yang disucikan, maka telah dekatlah gempa, bencana dan masalah-masalah besar, dan hari Kiamat saat itu lebih dekat kepada manusia daripada dekatnya kedua tanganku ini dari kepalamu.’” (HR. Ahmad, shahih)

Hendaknya kita banyak intropeksi diri apabila terjadi banyak gempa di daerah kita. Bisa jadi ini merupakan tanda dan peringatan kepada kita semua agar kembali kepada Allah dan bertaubat.

Ibnu Mas’ud berkata ketika terjadi gempa,

يا أيها الناس ! إن ربكم يستعتبكم فأعتبوه

“Wahai manusia, sesungguhnya Allah menginginkan kalian untuk kembali, maka kembalilah pada-Nya.” (Tafsir At-Thabari 17/478)

Demikian semoga bermanfaat

@ Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslim.or.id

Read More...

Wednesday, October 3, 2018

Kesombongan Tidak Akan Membuat Tenang

Copast lagi.
# Kesombongan Tidak Akan Membuat Tenang
.
Memang ... dengan kesombongan
Engkau terlihat hebat
Engkau terlihat "wah" dan kuat
Tapi engkau tidak akan merasa tenang
Dada bergejolak dan pikiran sibuk
Mempertahankan kesombongan "posisi di atas"
Yang menyita waktu dan tenaga
Padahal engkau tidak selalu di atas
Atau hanya merasa di atas ... padahal tidak
.
Memang ... dengan pamer sombong
Engkau terlihat sempurna
Tapi engkau tidak akan bahagia
Sejatinya engkau tidak tenang
Menanti-nanti pujian & sanjungan
Tatkala tidak datang atau berkurang pujian itu
Engkau pun gelisah tidak tenang
Menghalalkan berbagai cara
Agar pujian itu datang kembali
.
Apa itu sombong?
.
ﺍﻟْﻜِﺒْﺮُ ﺑَﻄَﺮُ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﻭَﻏَﻤْﻂُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ
.
"Sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia” [HR Bukhari]
.
Iblis saja diusir dari surga karena sombong
Yang belum pasti masuk surga, kemudian sombong?
.
Allah berfirman,
.
ﻭَﺇِﺫْ ﻗُﻠْﻨَﺎ ﻟِﻠْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔِ ﺍﺳْﺠُﺪُﻭﺍ ﻟِﺂَﺩَﻡَ ﻓَﺴَﺠَﺪُﻭﺍ ﺇِﻟَّﺎ ﺇِﺑْﻠِﻴﺲَ ﺃَﺑَﻰ ﻭَﺍﺳْﺘَﻜْﺒَﺮَ ﻭَﻛَﺎﻥَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻜَﺎﻓِﺮِﻳﻦَ
.
“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah (sujud penghormatan dan pemuliaan) kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Namun ia ENGGAN dan SOMBONG. Dia termasuk golongan orang-orang yang kafir”. (QS. Al Baqarah: 34).
.
Semoga kita semua dijauhi dari sifat sombong
Menolak kebenaran karena gengsi dan merasa hebat
Merendahkan manusia (apapun kedudukannya)
Aamiin yaa rabbal 'aalamiin
.
@ Bandara Minangkabau, Padang

Penyusun: Raehanul Bahraen

artikel www.muslimafiyah.com

Read More...

Salah Ucap Sedikit Saja, Fatal Akibatnya (Pelajarilah Bahasa Arab)

Berikut ini saya copastkan lagi artikel lagi ya...

-Ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi agar menjadi motivasi agar lebih giat belajar bahasa Arab
.
-Kesalahan baca besar (lahn Jaliy) bisa membuat arti berbeda bahkan terbalik 180 derajat, kemampuan dasad bahasa Arab bisa menghindarinya
.
-Contonhnya:
.
-kalimat (الله أكبر) “Allahu akbar” artinya: Allah Maha Besar
.
Jika dibaca (آلله أكبر) “AAllahu akbar” dengan huruf alif dibaca panjang, artinya: apakah Allah Maha Besar?
.
Akibatnya fatal sekali
.
-surat Al-Fatihah ayat ke-5,
.
إياك نعبد وإياك نستعين
.
Jika dibaca “IYYaaka na’budu” dengan tasydid huruf “ya” artinya:
“Hanya kepada-Mu Kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan.
.
Jika dibaca “iYaaka na’budu” tanpa tasydid huruf “ya” maka artinya:
.
““kepada CAHAYA MATAHARI kami menyembah dan kepada cahayamatahari kami meminta pertolongan”
.
Ibnu Katsir menjelaskan hal ini dalam tafsirnya,
.
وقرأ عمرو بن فايد بتخفيفها مع الكسر وهي قراءة شاذة مردودة؛ لأن “إيا” ضوء الشمس
.
“’Amr bin Faayid membacanya dengan tidak mentasydid (huruf ya’) dan mengkasrah (huruf alif). Ini adalah bacaan yang aneh/nyeleneh dan tertolak. Karena makna “iya” adalah cahaya matahari.”[2]
.
Ini juga fatal akibatnya
.
Masih ada contoh yang lain misalnya “JamAAl” artinya keindahan sedangkan “jamAl” artinya unta.
.
Baca Selengkapnya ا:

https://muslimafiyah.com/salah-ucap-sedikit-saja-fatal-akib…

Penyusun: Raehanul Bahraen
Read More...

Thursday, September 13, 2018

Livery Sahabat

Blog ini jarang sekali update tentang livery, kali ini ada pengecualian, karena sekilas livery yang dibagikan oleh mas Hilman di fb ini tampak eye catching sekali sehingga mendorong saya untuk membagikannya di postingan kali ini. Mod livery seperti tampak pada gambar digunakan untuk model bus Legacy HD Prime mas Nyoman Restu.
drive.google.com/file/d/19lh18PYh96gdYhoO1bx8zmNs0I-Puu63/view
Read More...

Legacy SR2


Mod kali ini masih menggunakan model Legacy SR2, namun dimodifikasi ala STJ Amankora berwarna merah.

Copasan readmenya
Boyolali, 13 September 2018



Bismillahirohmanirokhim

Assalamu'alaikum Wr. Wb.



Selamat pagi siang sore malam


kali ini saya share mod



"Laksana SR2 NRS edit XHD Prime Jade Team Convert Andi Ari Wibowo"







saya hanya mengconvert dari game Haulin dan nambahin sedikit tekture
mohon maaf jika modnya tidak mirip dengan asli

Untuk penggunaan Mod

copy "NRS mod edit STJ Amancora" kedalam folder mod (My document>uk truck simulator>mod)


Thanks for

Nyoman Restu Sumitra
Fajar Fe Es
serta teman"


mediafire.com/file/p8mn4es8xr61dp4/SR2+STJ+020+Amancora.rar
Read More...

Tuesday, September 11, 2018

Boleh Mengucapkan Istirja' Jika Ada Non-Muslim Meninggal

Saya copast lagi ya,

Boleh Mengucapkan Istirja' Jika Ada Non-Muslim Meninggal
.
Mungkin menjadi pertanyaan, jika seorang non-muslim meninggal apakah boleh kita ucapkan kalimat istirja’ (inna lillahi wa inna ilaihi raji’un)? Jawabannya adalah boleh saja, karena inti dari kalimat istirja’ adalah kita semua milik Allah.
.
Hanya saja tidak boleh kita doakan dengan doa semacam:
.
“Semoga tenang di sisi-Nya”,
“Semoga diampuni dan mendapat tempat tertinggi”.
.
Tidak boleh kita doakan dengan doa semacam ini, yaitu doa diampuni, doa mendapat ketenangan dan sebagainya.
.
Berikut pertanyaan diajukan kepada syaikh bin Baz,
.
“Jika seorang laki-laki atau wanita kafir meninggal, apakah boleh kita ucapkan “inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” atau tidak boleh? Apakah boleh kita berkata “wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Rabb-mu dengan diridhai.”?
.
Beliau menjawab:
.
“Seorang kafir jika meninggal, tidak mengapa kita ucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, alhamdulillah, semisal keluargamu, ini tidak mengapa. Manusia kembali kepada Allah dan semuanya milik Allah, tidak mengapa hal seperti ini.
.
[Sumber:http://www.binbaz.org.sa/noor/9289
]
.
Sangat tegas dalam firman Allah, kita tidak boleh mendoakan ampun bagi orang kafir yang sudah meminggal.
.
Tidak sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman, memintakan ampun (kepada Allah) untuk orang-orang musyrik(at-Taubah: 113).
.
Imam An-Nawawi berkata,
.
“Adapun menshalati orang kafir dan mendoakan agar diampuni dosanya, makahukumnya haram, berdasarkan nash Al–qur’an dan Ijma’. (al-Majmu’ 5/120).

BACA Selengkapnya ا:

https://muslim.or.id/28149-boleh-mengucapkan-istirja-jika-a…

Penyusun: Raehanul Bahraen

Read More...

Wednesday, September 5, 2018

SR2 HD Prime


Entah ini editan di bagian mana ya, silahkan ditelusuri sendiri ya, info dari fbnya perbedaannya yaitu pada interior, eksterior kamera satu, ngomong-ngomong adakah yang tahu kepanjangan SR?

drive.google.com/file/d/1sF2mYqlsjuD4wiWsMUnGby4_y9CwtBDO/view
Read More...

Saturday, September 1, 2018

Temuan Vaksin Oleh Ilmuan Islam

Copas lagi gan, kali ini tentang vaksin vaksin gitu, silahkan dibaca.

Fakta ini membantah HOAX yang disebarkan oleh oknum tertentu yang mengatakan vaksin adalah konspirasi yahudi dan Amerika, program depopulasi umat dan hanya untuk umat Islam saja. Hal ini tidak benar. Telah kami jelaskan dalam tulisan kami sebelumnya[1]

Ilmuan Islam menyumbang penemuan dalam vaksin, bahkan secara umum di ilmuan Islam yang meletakkan dasar-dasar pengobatan yang menjadi acuan kedokteran modern sekarang. Anggapan bahwa kedokteran modern adalah monopoli oleh barat tentu tidak benar (apalagi dibawa-bawa kata-kata pengobatan dari “negara kafir” agar kaum muslmin anti). Kaum muslimin yang membuat sekolah kedokteran pertama di Andulusia (Spanyol) dengan penemuan-penemuan teknologi terbaru saat itu seperti alat bedah, metode operasi caesar, peredaran darah, benang jahit dan lain-lain. Pelajarnya banyak dari bangsawan-bangsawan Eropa yang mengirimkan anak-anak mereka untuk belajar di pusat studi umat Islam di Andulusia. Mereka pun harus belajar Bahasa Arab sebagai bahasa pengantar, akibatnya para sesepuh mereka mengeluhkan masukknya budaya Islam dan bahasa Arab yang menjadi trend saat itu, di mana pemuda Eropa merasa keren dengan bisa mengatakan “Uhibbuka” (I love You).

Kaum muslimin lalai akan agama dan lemah imannya, silau dengan kemewahan dunia. Akhirnya Andulusi jatuh dan iptek kaum muslimin diambil, jadilah ilmu kedokteran saat ini didominasi oleh mereka. Imam Asy-Syafi’irahimahullah berkata:

ضَيَّعُوا ثُلُثَ العِلْمِ وَوَكَلُوهُ إِلَى اليَهُوْدِ وَالنَّصَارَى.

“Umat Islam telah menyia-nyiakan sepertiga Ilmu (ilmu kedokteran) dan meyerahkannya kepada umat Yahudi dan Nasrani.”(Siyar A’lam An-Nubala 8/258, Darul Hadits).

Sejarah kejayaan kedoktean Islam bisa dibaca pada tulisan kami di sini[2]

Kembali pada penemu vaksin. Adalah seorang ilmu Muslim yaitu Ar-Razi (di Barat dikenal dengan nama Rhazez), beliau ORANG PERTAMA yang menemukan konsep dasar vaksin smallpox, wabah dan sistem kekebalan tubuh. Beliau meneliti bahwa orang yang sudah terkena smalpox (variola) tidak akan terkena kedua kalinya. Beliau meneliti ini setelah melihat fakta penyakit wabah yang banyak membuat manusia meninggal (Termasuk Sahabat yang dijamin masuk surga, Abu Ubaidah Ibnul Jarrah yang meninggal di Syam karena wabah). Beliau lalu meneliti dan menulis buku dengan judul ”al-Jadari wa al-Hasba” dan Manuskrip asli buku ini masih disimpan rapi di perpustakaan Leiden University,Belanda (banyak manuskrip ilmu dan penemuan umat Islam disimpan di museum-museum Eropa). Buku ini diterjemahkan oleh para ilmuan Eropa dengan judul:

“A Treatise on Smallpox and Measles” [3]

Ilmuan Turki (zaman khalifah Ottoman/Ustmaniyah) menyempurnakan penemuan ini, mereka sudah mengenal dan mengembangan tehnik imuniasi (variolasi). Pemerintah Turki pada tahun 1967 membuat perangko dengan tema dan gambar ibu sedang melakukan vaksin pada anaknya (masih bentuk sekuler, bukan zaman khalifah, jadi gambarnya masih ada aurat tangan terbuka). Hal ini untuk mengenang penemuan spektakuler mereka saat itu. Wabah dahulu sangat menjadi momok menakutkan bagi suatu daerah, wabah yang menular dengan cepat dan membuat cacat atau mematikan dalam waktu yang sangat cepat. Silahkan baca sumber dan lihat gambarnya di sini[4]

Seorang yang bernama Lady Mary Wortley Montagu asal Inggris, Ia terkena wabah smallpox dan merusak wajah serta menyebabkan saudaranya meninggal di usia muda. Ketika suaminya diangkat menjadi duta Inggris di Turki, mereka pindah ke Turki dan ia melihat sendiri teknologi variolasi ini di Turki. Ia melakukan (imuniasi ini) pada anak-anaknya juga, lalu ia memperkenalkan metode ini ke dokter Inggris dan menjadi metode yang ampuh saat itu untuk mencegah wabah.[5] Barulah metode ini dikembangkan oleh ilmuan Eropa setelahnya semisal Edward Jenner dan lain-lain.

Fakta ini juga menjawab informasi yang tidak benar yang beredar:

Pertama: Tidak benar bahwa “sekedar makan halal dan thayyib saja bisa mencegah wabah”. Sahahat Abu Ubaidah yang tentu menjaga makanannya dan amalnya, tapi meninggal karena wabah. Silahkan baca tulisan kami[6]

Kedua: Tidak Benar pernyataan bahwa “tidak perlu vaksin, cukup ASI dan thibbun Nabawi saja”. Thibbun nabawi tidak berarti membatasi dan tidak boleh pengobatan lainnya, bahkan bisa DIKOMBINASIKAN. Sebagaimana yang dilakukan oleh ilmuan muslim saat itu. Silahkan baca tulisan kami[7]

Perlu diketahui bahwa para ilmuan sangat berusaha meneliti bertahun-tahun bahwan ratusan tahun untuk meneliti vaksin. Mengorbankan waktu, tenaga dan dana yang tidak sedikit. Vaksin yang diteliti ini untuk penyakit wabah yang berbahaya, menular dan mematikan dengan cepat (kalau penyakit seperti panu, kadas, kurap, ini mah sepertinya tidak perlu vaksin ^^).

Alhamdulillah teknologi kedokteran terus berkembang ditangan ilmuan. Berbagai wabah penyakit telah ditemukan vaksinnya dan jika dilakukan serentak maka wabah akan punah dari muka bumi. Alhamdulillah dengan izin Allah, penyakit smallpox dinyatakan musnah pahun 1979 setelah 2 Abad (penyakit ini sangat berbahaya dan sangat menyeramkan bentuknya, kalau berani lihat silahkan googling).

Hal ini dibantu oleh mulai tersebarnya ilmu dan kesadaran akan wabah dan vaksin. Sampai saat ini mayoritas negara dunia memiliki program vaksin, Silahkan baca tulisan kami [8]. Negara-negara maju seperti sebagian Eropa, Australia dan negara Timur Tengah (Saudi, UEA, Kuwait dll) MEWAJIBKAN penduduknya melakukan vaksin dan ada hukumanya jika tidak, yaitu jika tidak vaksin, anak mereka tidak boleh sekolah. Silahkan baca tulisan kami[9].

Keberhasilan program vaksin dunia ini (dengan izin Allah) menyebabkan generasi baru saat ini jarang melihat atau mendengar wabah-wabah yang dahulu sangat menjadi momok ini (silahkan tanya dokter-dokter senior, mereka dahulu sangat sering menjumpai wabah seperti diptheri dll, anak-anak harus dilubangi tengorokannya untuk bernapas). Akibatnya, sebagian orang menganggap bahwa wabah ini semacam dongeng dan buat apa dilakukan? Padahal wabah program vaksin ini (dengan izin Allah) yang berperan mencegah wabah dengan terbentuknya herd immunity/kekebalan kelompok (silahkan baca tulisan kami, agar paham)[10]

Sebenarnya sejarah ini sangat seru apabila kita bahas, apalagi sejarah kejayaan umat Islam, akan tetapi dalam artikel ini kami cukupkan dahulu.

Mari jangan mudah percaya dengan informasi HOAX yang tidak benar semisal di atas, walaupun diucapkan oleh ustadz dalam ceramahnya atau pejabat di atas mimbar (mereka tidak salah, yang salah adalah informasi yang masuk dan umumnya mereka tidak memiliki dasar ilmu kesehatan).

Demikain semoga bermanfaat
sumber muslimafiya dot com
Read More...

Rahasia Itu Ujian

ﻣﻦ ﺳﺘﺮ ﻣﺴﻠﻤﺎ ﺳﺘﺮﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﺍﻵﺧﺮﺓ
.
“Barangsiapa yang menutupi (kesalahan) seorng muslim, maka Allah akan menutupi (dosa dan kesalahan)nya di dunia dan akhirat.” (HR. Muslim)
Read More...

Jangan Begadang Kecuali...

Assalamualaikum, selamat datang, kali ini saya copaskan artikel yang bagus, silahkan dibaca.

Begadang Malam Hari (Syariat dan Medis)

-Dimakruhkan tidur sebelum isya dan berbincang-bincang tidak bermanfaat setelahnya, lebih baik tidur di awal malam dan bangun sepertiga malam

-Boleh begadang sesekali untuk keperluan tertentu

Karena ada pepatah Arab,

من أراد المعالى سهر اليالى

“Barang siapa yang menginginkan cita-cita tinggi maka begadang malam hari”

___________________

Terkadang kita harus begadang malam hari karena suatu keperluan, baik itu belajar atau bekerja atau begadang untuk hal yang kurang bermanfaat. Berikut sedikit pembahasan mengenai hal ini.

Begadang dalam pandangan syariat

Allah telah menjadikan tidur malam untuk istirahat bagi manusia, di mana tidur malam secara medis adalah waktu perbaikan sel-sel tubuh dan penetralan dari berbagai racun.

Allah Ta’ala berfirman,
وَمِنْ ءَايَاتِهِ مَنَامُكُم بِالَّليْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَآؤُكُم مِّن فَضْلِهِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لأَيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَسْمَعُونَ

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya adalah tidurmu diwaktu malam dan siang hari serta usahamu mencari sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan”. (Ar Rum: 23)
Allah Ta’ala berfirman,
وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا

“Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat”. (An Naba : 9)

Karenanya begadang terus menerus (sampai berminggu-minggu) tanpa tidur siang (balas tidur) sehingga kekurang tidur maka ini termasuk dalam larangan yaitu membahayakan tubuh.

Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallambersabda,

لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَار

“tidak boleh berbuat bahaya dan membahayakan.”[1]

Walaupun memang ada manfaatnya akan tetapi jika madharatnya lebih besar sebaiknya jangan dilakukan. Sebagaimana kaidah dalam Khamer. Allah Ta’ala berfirman,

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا

“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosanya lebih besar dari manfaatnya.”Al-Baqarah :219)

Jadi Begadang tidak dianjurkan jika tidak ada kepentingan yang benar-benar cukup penting

Bedagang untuk hal yang bermanfaat

Boleh jika sekali-kali begadang untuk hal yang bermanfaat, bahkan terkadang waktu malam adalah waktu yang tepat untuk “mengejar cita-cita” karena waktu yang sunyi dan jauh dari manusia sehingga bisa fokus

Karena ada pepatah Arab,

من أراد المعالى سهر اليالى

“Barang siapa yang menginginkan cita-cita tinggi maka begadang malam hari”

Jika kita lihat, ada beberapa kisah ulama yang begadang bahkan menhidupkan sepanjang malam (tidak tidur sama sekali) untuk sesuatu yang bermanfaat. Hanya saja kita tidak pernah mendengar mereka menjadikan begadang sebagai kebiasaan yang dilakukan terus menerus. Termasuk yang bermanfaat di sini adalah menghidupkan 10 malam terakhir bulan Ramadhan untuk beribadah.

Tidak boleh begadang untuk hal yang tidak bermanfaat juga, bahkan walaupun begadang untuk beribadah tetapi melalaikan tidak shalat subuh, sebagaimana kisah berikut.

و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ سُلَيْمَانَ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ فَقَدَ سُلَيْمَانَ بْنَ أَبِي حَثْمَةَ فِي صَلَاةِ الصُّبْحِ وَأَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ غَدَا إِلَى السُّوقِ وَمَسْكَنُ سُلَيْمَانَ بَيْنَ السُّوقِ وَالْمَسْجِدِ النَّبَوِيِّ فَمَرَّ عَلَى الشِّفَاءِ أُمِّ سُلَيْمَانَ فَقَالَ لَهَا لَمْ أَرَ سُلَيْمَانَ فِي الصُّبْحِ فَقَالَتْ إِنَّهُ بَاتَ يُصَلِّي فَغَلَبَتْهُ عَيْنَاهُ فَقَالَ عُمَرُ لَأَنْ أَشْهَدَ صَلَاةَ الصُّبْحِ فِي الْجَمَاعَةِ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَقُومَ لَيْلَةً

Dari Abu Bakr bin Sulaiman bin Abi Hatmah, sesungguhnya Khalifah Umar bin al Khattab tidak menjumpai Sulaiman bin Abi Hatmah saat shalat Shubuh. Rumah Sulaiman itu terletak antara pasar dengan masjid nabawi. Pada pagi harinya Umar pergi ke pasar. Umar melewati as Syifa, ibu dari Sulaiman. Khalifah Umar bertanya kepada sang ibu, “Aku tidak menjumpai Sulaiman dalam jamaah shalat shubuh”. Sang ibu menjawab dengan mengatakan, “Semalaman Sulaiman mengerjakan shalat Tahajud. Pada waktu shubuh matanya tidak kuat untuk diajak bangun mengerjakan shalat shubuh berjamaah.

Khalifah Umar mengatakan, “Sungguh jika aku bisa mengerjakan shalat shubuh berjamaah itu lebih kusukai dari pada aku shalat tahajud semalaman namun tidak kuat untuk bangun shalat shubuh”[2]

Begadang untuk beribadah kemudian lalai apalagi bedagang yang tidak bermanfaat?

Karenanya ulama menjelaskan tidak dianjurkan (ada yang memakruhkan) mengobrol kurang bermanfaat setelah isya bahkan begadang

Dari Abu Barzah radhiallahu ‘anhu:

أنَّ رسولَ الله – صلى الله عليه وسلم – كان يكرهُ النَّومَ قَبْلَ العِشَاءِ والحَديثَ بَعْدَهَا. متفقٌ عليه

“Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menyukai tidur sebelum shalat ‘Isya’ dan berbincang-bincang setelahnya.”[3]

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan,

فإن النبي صلى الله عليه وسلم كان يكره النوم قبل صلاة العشاء والحديث بعدها وإذا أطال الإنسان السهر فإنه لا يعطي بدنه حظه من النوم، ولا يقوم لصلاة الصبح، إلا وهو كسلان تعبان، ثم ينام في أول نهاره عن مصالحة الدينية والدنيوية، والنوم الطويل في أول النهار يؤدي إلى فوات مصالح كثيرة

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum isya dan berbincang-bincang (tidak bermanfaat) setelahnya. Jika seseorang begadang semalaman dan tidak memberikan hak tidur kepada badannya, bahkan tidak shalat subuh kecuali bangn dengan tubuh yang lelah dan malas, kemudian tidur di awal hari, maka ia telah kehilangan mashlahat yang banyak.”[4]

Begadang dalam padangan medis

Begadang jika menjadi kebiasaan terus menerus akan berbahaya bagi tubuh, karena memang tidur malam adalah waktu istirahat dan waktu tubuh untuk berkembang dan melakukan berbagai perbaikan. Karenanya jangan sampai sering begadang tanpa kebutuhan atau kepentingan yang jelas. Begadang banyak menyebabkan beberapa masalah , misalnya kurangnya konsentrasi, otak menjadi lelah, pandangan mata menjadi kabur, kulit menjadi tidak sehat dan tidak elastis sampai permasalahan pembuluh darah dan jantung.

Tidurlah dengan cukup, bagi orang dewasa 4-8 jam waktu tidur malam. Perlu diingat, yang penting adalah kualitas tidur bukan kuantitasnya. Tidur sebentar tetapi lelap dan berkualitas lebih baik. Jangan lupa tidur siang dan istirahat siang yang merupakan Sunnah berpahala jika dilakukan. Terlebih semalaman begadang, maka diusahakan agar tidur siang.

Demikian semoga bermanfaat


Penyusun: dr. Raehanul Bahraen
Read More...

Thursday, August 30, 2018

Penjelasan Berita tentang KIPI & Berita "Lumpuh/Meninggal" SETELAH/USAI divaksin

copast dari fb lagi.
Terdapat pergeseran dan perubahan penekanan pola oknum antivaksin untuk memberitakan hal-hal yang tidak benar mengenai vaksin. (Silahkan anda tidak setuju vaksin/antivaksin, hanya saja, mohon tidak menyebarkan informasi tidak benar/hoax tentang vaksin)
.
Dahulu sekali mereka menggiatkan bahwa vaksin itu konspirasi yahudi dan Amerika, kemudian berpindah ke vaksin itu haram, berpindah ke bahaya vaksin dan kemudian sekarang ini yang sedang hangat-hangatnya berpindah ke KIPI vaksin.
.
Mari kita bahas:
.
1. Dahulu mereka menggunakan isu vaksin adalah konspirasi Yahudi dan Amerika untuk menghancurkan umat Islam (bawa-bawa agama), bahkan ada yang telah menulis buku tentang konspirasi ini (setahu kami ada 2 buku, dan kami dengan tim telah membuat tanggapan dengan buku ini) dan buku ini serta penulisnya diundang di beberapa pondok pesantren untuk membahas dan menekankan bahwa vaksin benar-benar agenda konspirasi untuk umat Islam
.
Fakta: Sekarang dengan mudahnya akses informasi dan internet, hal ini sangat mudah terbantahkan bahwa TIDAK BENAR vaksinasi adalah konspirasi, Depopulasi penduduk dan hanya untuk umat Islam saja.
.
Karena sudah tertanam "prasangka negatif" tentang vaksin (apalagi bawa-bawa nama yahudi dan amerika), inilah yang menjadikan beberapa oknum tetap kukuh antivaksin
.
2. Kemudian sempat ditekankan ke arah "vaksin haram" dan mengandung babi
.
Fakta: Vaksin program pemerintah Indonesia tidak mengandung babi. Informasi ini juga sangat mudah diakses dengan zaman internet ini. Kita bisa mendapatkan dengan mudah kandungan vaksin ini dan itu, ternyata tidak mengandung babi.
.
Fakta yang cukup membuat mereka cukup "kaget" bahwa, dahulunya oknum antivaksin sangat menuntut adanya sertifikasi halal vaksin meningitis. Mereka menekankan perlu patuh terhadap himbauan dan menghormati ulama, akan tetapi SETELAH KELUAR SERTIFIKASI HALAL untuk vaksin meningitis, mereka pokoknya tetap "antivaksin".
.
3. Sempat ditekankan juga oleh mereka "vaksin berbahaya" karena mengandung ini dan itu.
.
Faktanya: Kandungan vaksin tidak berbahaya, misalnya oknum antivaksin menyebarkan bahaya alumunium dan merkuri pada vaksin, ternyata kandungan alumunium dan merkuri pada ASI lebih banyak daripada vaksin
.
Fakta yang membuat mereka cukup "kaget" adalah indonesia merupakan salah satu pengekspor vaksin terbesar dunia melalui BUMN Biofarma (saham 100% milik bangsa). Indonesia mengekspor vaksin ke negara Asia Tengah dan Negara-negara Islam di Timur Tengah. Beberapa negar Timur tengah seperti Saudi, UEA, Bahrain dll MEWAJIBKAN vaksin dan ada hukumannya (jika tidak vaksin lengkap, anak tidak boleh sekolah). Tentu kita tidak ingin:
.
"Vaksin buatan negeri diwajibkan oleh negara lain tetapi 'DIRIBUTKAN' di negeri sendiri oleh oknum tertentu"
.
4. Setelah beberapa fakta tersebut terkuak, sekarang oknum antivaksin "hangat-hangatnya" giat menyebarkan berita KIPI yaitu Kejadian Ikutan Paska Imunisasi
.
Dengan mudahnya akses menyebarkan seperti sosmed dan ditambah dengan judul berita yang agak heboh dan tentu kepanikan dan khawatir orang tua akan anaknya. Maka disebarkan berita:
.
"Cacat SETELAH vaksin"
"Lumpuh/Meninggal USAI vaksin"
"Dibawa ke RS SETELAH vaksin"
.
Celah yang bisa dimanfaatkan, yaitu kami tenaga kesehatan juga tidak bisa berkomentar atau memberikan penjelasan terkait berita tersebut sesegera mungkin, karena butuh waktu untuk investigasi dan memeriksa.
.
Setelah keluar hasilnya, maka dipastikan itu BUKAN KIPI akibat melainkan karena pas ada penyakit yang lainnya yang bersamaan. Koran yang sama dan sumber berita yang sama pun memberitakan klarifikasinya, akan tetapi oknum antivaksin tidak mau memberitkan klarifikasinya 1 atau 2 pekan setelahnya, padahal sumber beritanya sama yaitu koran dan portal berita internet.
.
Contoh hal hal ini cukup banyak, kami telah buat pembahasan salah satunya di sini (klik):
https://muslimafiyah.com/penjelasan-klarifikasi-histeria-ma…

.
Demikian yang bisa kami jelaskan, agar paham mengenai vaksin silahkan membaca pembahasan lengkap kami mengenai vaksin (klik):
https://muslimafiyah.com/pembahasan-lengkap-mengenai-vaksin…

Read More...

Penyebab Rumput Tetangga Lebih Hijau

Copast lagi ya...

Inilah adalah salah satu sifat manusia yang perlu dihilangkan, sering kali melihat "rumput tetangga lebih hijau", maksudnya adalah sering lupa nikmat Allah yang sangat banyak padanya dan selalu melihat orang lain lebih baik dan lebih banyak nikmatnya

Kita Perlu ingat, bahwa setiap orang ada ujian hidupnya masing-masing [1]

"Sering kali kita melihat orang lain lebih enak hidupnya
Padahal belum tentu, Hanya saja ia TIDAK mengeluh"

Salah satu yang sering dikeluhkan karena "rumput tetangga lebih hijau" yaitu suami yang mengeluhkan istrinya tidak cantik, padahal ia yang pilih sendiri ketika akan menikah. Hal ini karena ia bandingkan dengan perempuan lainnya di luar sana. Sebenarnya secara hakikat bisa jadi istrinya lebih cantik, sebab hal ini karena:

SEBAB PERTAMA:
Di luar rumah, setan selalu menghias-hiasi para wanita selain istrinya. Para wanita tersebut dijadikan indah oleh setan dalam pandangan laki-laki walaupun aslinya tidak terlalu cantik atau bahkan agak jelek

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

المَرْأَةُ عَوْرَةٌ إِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَ فَهَا الشَّيْطَانُ

“Wanita itu adalah aurat. Bila ia keluar, setan akan menghiasinya (untuk menggoda laki-laki).”[2]

Syaikh Abul ‘Ala’ Al-Mubarakfuri rahimullah menjelaskan,

( فإذا خرجت استشرفها الشيطان ) أي زينها في نظر الرجال وقيل أي نظر إليها ليغويها ويغوى بها والأصل في الاستشراف رفع البصر للنظر إلى الشيء

“Bila wanita keluar, setan akan menghiasinya (untuk menggoda laki-laki), maknanya adalah setan menghiasinya di mata laki-laki. Pendapat yang lain maknanya, setan melihat wanita tersebut untuk menyesatkannya dan menyesatkan (manusia) dengannya. Dan makna asal (الاستشراف) adalah mengangkat pandangan untuk melihat sesuatu.”[3]

SEBAB KEDUA:
Para istri di rumah sangat jarang berhias di rumah untuk suaminya. Suatu hal yang terbalik, para istri di luar rumah berhias sangat cantik dan harum, sedangkan di dalam rumah malas berhias, berwangi bahkan malas mandi di rumahnya serta memakai pakaian ala kadarnya saja yang usang.

Istri yang paling baik adalah istri yang menyenangkan jika dipandang, berhias menyebabkan istri semakin menyenangkan jika dipandang

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ النِّسَاءِ مَنْ تَسُرُّكَ إِذَا أَبْصَرْتَ، وَتُطِيْعُكَ إِذَا أَمَرْتَ، وَتَحْفَظُ غَيْبَتَكَ فِيْ نَفْسِهَا وَمَالِكَ

“Sebaik-baik isteri adalah yang menyenangkan jika engkau melihatnya, taat jika engkau menyuruhnya, serta menjaga dirinya dan hartamu di saat engkau pergi.” [4]

Ketika suami keluar rumah istri dianjurkan untuk berhias ketika menyambutkan suaminya pulang

Rasulullaj Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا دخلت ليلاً فلا تدخل على أهلك حتى تستحد المغيبة وتمتشط الشعثة

“Apabila kalian pulang dari bepergian di malam hari, maka janganlah engkau menemui istrimu hingga dia sempat mencukur bulu kemaluannya dan menyisir rambutnya yang kusut. ”[5]

Belum lagi jika ditambah akhlak dan adab istri yang kurang baik terhadap suaminya (misalnya terlalu sering mengomel dan mengeluh) yang membuat suami tidak tahan untuk menatap dan menetap

"Memang kecantikan bisa membuat laki-laki menatap, tapi kecantikan akhlak membuat laki-laki menetap"

Semoga para suami tidak terjebak hiasan setan kepada para wanita di luar dengan menjaga pandangan dan semoga para istri rajin berhias untuk suaminya.

Demikia semoga bermanfaat

@ Kereta Api perjalanan Cileungsi - Yogyakarta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

Read More...

Tuesday, August 28, 2018

Benarkah Dilarang Mengatakan "Jangan" Pada Anak?

Copast lagi gan, kali ini ada lagi artikel yang judulnya berkebalikan dengan yang sudah sudah, kalau dulu ada semacam postingan yang menganjurkan menghindari kata "jangan", kalau ini adalah versi artikel yang memiliki pendapat lain, bagaimana pendapat kalian?
Regrann from @fiqihwanita_ -
🔥Benarkah Dilarang Mengatakan "Jangan" Pada Anak?🔥
.
Bukalah al-Qur’an dan akan dapati betapa banyak larangan dari Allah ﷻ kepada manusia. Perhatikan bagaimana Allah ﷻ memberi larangan
.
Misalnya, kita simak pada ayat berikut, “Janganlah sekali-kali kamu terpedaya oleh penampilan orang-orang kafir di berbagai negeri. Itu hanyalah kesenangan sejenak, kemudian tempat kembali mereka adalah (neraka) Jahannam, dan itulah tempat yang paling buruk. Namun bagi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya adalah surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, sedangkan mereka kekal di dalamnya, sebagai tempat tinggal di sisi Allah. Apa yang ada di sisi Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbuat kebajikan.” (Ali Imran [3]: 196-198).
.
Pelajaran apa yang bisa kita petik?
.
Ada penjelasan yang menyertai sehingga menguatkan larangan. Penjelasan ini lebih dikuatkan lagi dengan menerangkan keadaan yang berkebalikan dengan mereka yang menerjang larangan, yakni nikmat surga bagi orang-orang yang bertakwa. Dalam hal ini, ada larangan, ada penjelasan yang menyertai, dan ada pembanding yang kuat. Jadi, bukan berisi larangan semata.
.
Cara melarang diikuti penjelasan semacam ini bisa kita jumpai dalam berbagai ayat lainnya, tapi kita tidak merincinya sekarang. Anda bisa membuka sendiri mushaf al-Qur’an di rumah Anda. Yang ingin saya perbincangkan pada kesempatan kali ini adalah, sebagai orangtua ada yang perlu kita perbaiki pada cara kita melarang. Yang paling mudah adalah melarang tanpa memberi alasan. Tetapi ini tidak membuat anak mengerti alasannya, sehingga ketika menjumpai hal-hal yang serupa, ia tidak bisa menerapkan prinsip yang sama. Kita perlu melarang lagi, dan melarang lagi. Kenapa? Karena ia menjauhi larangan tanpa mengerti sebabnya. Atau ia menjauhi larangan semata karena takut kepada kita.
.
Jadi, usahakanlah untuk memberi penjelasan atas setiap larangan. Penjelasan itu bisa mendahului, bisa juga menyertai larangan.
.
Wallahu a’lam bish-shawab.
.
Sumber laman fb Muhammad Fauzil Adhim (artikel asli lebih panjang)
Read More...

Pohon Belimbing

Pohon belimbing, buahnya kuning, rasanya masam, jatuh sendiri bila sudah waktunya.
Pohon Belimbing di depan rumah, buahnya masam, warnanya kuning bila sudah matang, dan kadang jatuh langsung ke bawah bila tidak segera dipetik. Pohon belimbing depan rumah, tingginya sekitar empat meter berbuah tidak terlalu manis, entah dulunya ini adalah asalnya dari biji yang dibuang ataukah dari bibit tanaman yang dibeli di pasar, karena sejak kecil pohon ini sudah ada, atau mungkin pohon ini sudah ada sejak jaman rumah ini belum ada masih berupa kebon, lengkap dengan pohon kelapa yang berada di samping barat pohon belimbing ini yang sekarang sudah ditebang.
Pohon belimbing buahnya masam sudah ada sejak aku kecil, pernah aku memanjatnya untuk menggoyang shuttle kok yang nyangkut di dahannya. Pernah pula ku memanjatnya untuk menurunkan layangan yang tersangkut. Di malam lebaran pohon ini pernah kulempari dengan kembang api yang menyala di malam hari tersangkut di pohon belimbing.
Pohon belimbing depan rumah berada tepat di samping tumpukan batu, disamping pohon jambu air yang sering dipakai untuk memasang jemuran, batu yang dipakai sarang ular yang entah sekarang kemana.

Read More...

Monday, August 27, 2018

Kenapa Azan Harus Keras Keras

Suatu ketika terjadi percakapan dua orang yang sedang di Bandara. Si Painem bertanya "Jo, kenapa sih adzan harus dikumandangkan keras-keras? pakai speaker pula? apa tidak mengganggu yang lain yang bukan muslim?"

Si Paijo berpikir keras dan penasaran mengapa Painem menanyakan seperti itu? akhirnya Paijo menjawab,

"Karena, Adzan itu panggilan, Nem yang namanya panggilan ya harus keras, bukan seperti orang berbicara apalagi berbisik!"

Painem :"Tapi kan, orang-orang disekitar tidak semuanya Muslim Jo?"
Paijo : Betul, seperti sekarang, nih. kita kan lagi di Bandara, kamu dengar kan announcement dari bandara yang selalu memberikan panggilan boarding? apa kamu juga mempertanyakan mereka mengapa melakukan panggilan boarding pesawat lain keras-keras, padahal bukan panggilan pesawat kita?

Painem : "iya juga ya..." "Tapi hari gene geto lho! semua orang bisa tau dengan teknologi jam berapa, waktu sholat apa, apa masih harus adzan keras-keras?

Paijo : "Setiap penumpang disini juga sudah tahu jadwal penerbanganannya sejak pesan dan memgang tiket, kemudian check in sudah tercetak jadwal keberangkatannya di Boarding Pass, sudah masuk ruang tunggu, tapi tetap bandara melakukan panggilan boarding bukan?"
"Dan satu hal lagi kenapa adzan harus dikumandangkan. Itu bukan hanya sebagai penanda sudah masuk waktu sholat saja, tapi benar-benar panggilan sholat, karena kita harus menyegerakan sholat. Sama halnya semua penumpang harus menyegerakan masuk pesawat setelah dipanggil boarding. walaupun masih ada waktu naik pesawat sampai pesawat tutup pintu.

komikfm


Read More...

Sunday, August 19, 2018

Jadwal Bis Mila Akas Asri

Berikut ini adalah jadwal bis Mila Akas Asri beserta kontak yang dapat dihubungi, jadwal ini diambil dari fb Akas Fans pada 19 Agustus 2018, entah ini busnya tujuan Solo Yogya semua atau tidak, karena judulnya menyebut jadwal bus dari Banyuwangi, Jember, Solo, Yogya, cuman di table yang disajikan hanya terdapat jam yang ada di Banyuwangi dan Jember saja, OK langsung saja bagi yang pengen melihat silahkan lihat postingan di bawah, terakhir jangan lupa jadwal ini bisa saja berubah sewaktu-waktu.


Read More...